JAKARTA. Pamor tanaman Anthurium tampaknya benar-benar sudah karam. Tengok saja, hampir tidak ada pengunjung yang tertarik melihat tanaman hias tropis itu di Pameran Flora dan Fauna (Flona) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, yang berlangsung sejak 1 Agustus 2008. Padahal, tanaman itu sempat menjadi buruan di tanah air, dan harganya sempat mencapai ratusan juta rupiah per pohon.Sebagian besar pengunjung pameran Flona malah lebih tertarik mengamati tanaman fenomenal lainnya, seperti Adenium dan Aglaonema. Sementara Anthurium yang pada 2007 mencapai masa keemasannya, nyaris tak dilirik lagi ketimbang tanaman hias lainnya.Bahkan, seorang pedagang bernama Yeyen mengaku sengaja tidak memamerkan Anthurium jenmanii remaja yang pernah dia beli seharga Rp 50 juta. "Sekarang harganya sekitar Rp 2 juta. Saya cuma bisa mengelus dada saja dan mendingan saya tinggal di rumah," kata pemilik stan Ninna Nursery itu.
Anthurium Jenmanii Meredup, Philodenron Mulai Berkilau
JAKARTA. Pamor tanaman Anthurium tampaknya benar-benar sudah karam. Tengok saja, hampir tidak ada pengunjung yang tertarik melihat tanaman hias tropis itu di Pameran Flora dan Fauna (Flona) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, yang berlangsung sejak 1 Agustus 2008. Padahal, tanaman itu sempat menjadi buruan di tanah air, dan harganya sempat mencapai ratusan juta rupiah per pohon.Sebagian besar pengunjung pameran Flona malah lebih tertarik mengamati tanaman fenomenal lainnya, seperti Adenium dan Aglaonema. Sementara Anthurium yang pada 2007 mencapai masa keemasannya, nyaris tak dilirik lagi ketimbang tanaman hias lainnya.Bahkan, seorang pedagang bernama Yeyen mengaku sengaja tidak memamerkan Anthurium jenmanii remaja yang pernah dia beli seharga Rp 50 juta. "Sekarang harganya sekitar Rp 2 juta. Saya cuma bisa mengelus dada saja dan mendingan saya tinggal di rumah," kata pemilik stan Ninna Nursery itu.