Antisipasi rapat ECB, emas terangkat lagi



JAKARTA. Memasuki akhir perdagangan, harga emas kembali prima. Meski koreksi terus mengintai.

Mengutip Bloomberg, Selasa (19/7) pukul 18.57 WIB harga emas kontrak pengiriman Agustus 2016 di Commodity Exchange terangkat 0,27% di level US$ 1.332,90 per ons troi dibanding hari sebelumnya.

Penantian pasar akan hasil rapat European Central Bank (ECB) tengah pekan ini kembali menimbulkan ketidakpastian di pasar global. Pasar ingin tahu seperti apa kebijakan ekonomi ECB di masa datang untuk pertama kalinya setelah Inggris angkat kaki dari Uni Eropa.


Saat seperti ini merupakan momentum tepat bagi pelaku pasar untuk kembali berburu emas dan tentunya hal tersebut mengangkat harga.

Ini terbukti dengan kepemilikan emas di Exchange Traded Funds yang naik 2,5 ton menjadi 2.004,9 ton per Senin (18/7) kemarin. Belum lagi pasar juga menanti rilis data perumahan AS seperti izin bangunan dan pembangunan perumahan. Hal tersebut perlu dinanti karena pasar ingin melihat prospek ekonomi The Fed ke depannya.

Hanya saja, jika nantinya rilis data AS memuaskan pasar, dollar AS akan kembali terangkat. Kepercayaan dan optimisme pelaku pasar menyangkut peluang kenaikan suku bunga The Fed akan memanas. Itu akan kembali menjadi faktor yang menekan harga emas ke depannya.

“Panggilan tren bearish pada harga emas sudah mulai terlihat. Ini karena daya tarik aset berisiko perlahan naik dan peluang dollar AS menguat terlihat,” ujar Barnabas Gan, Ekonom Chinese Banking Corp seperti dikutip dari Bloomberg.

Peluang kenaikan suku bunga The Fed memang mengempis dari dugaan dua hingga tiga kali menjadi hanya sekali hingga akhir tahun. Namun sekecil apa pun harapan itu akan berimbas negatif pada harga emas yang berlawanan langsung dengan dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto