JAKARTA. PT Antam Tbk (ANTM) menandatangani fasilitas lindung nilai (hedging) dengan PT Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Bank Negara Indonesia (BNI). Hedging yang diperoleh ANTM berjumlah US$ 20 juta dari Bank Mandiri, US$ 10 juta dari BRI, dan US$ 30 juta dari BNI. Direktur Utama ANTAM, Tedy Badrujaman mengatakan dalam pers rilis (25/5) bahwa tujuannya untuk menghadapi resiko keuangan termasuk dampak perubahan harga komoditas dan nilai tukar mata asing. "Manajemen risiko ANTAM ditujukan menghadapi ketidakpastian yang dihadapi dalam pasar keuangan dan meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan," kata Tedy.
ANTM peroleh fasilitas hedging US$ 60 juta
JAKARTA. PT Antam Tbk (ANTM) menandatangani fasilitas lindung nilai (hedging) dengan PT Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan PT Bank Negara Indonesia (BNI). Hedging yang diperoleh ANTM berjumlah US$ 20 juta dari Bank Mandiri, US$ 10 juta dari BRI, dan US$ 30 juta dari BNI. Direktur Utama ANTAM, Tedy Badrujaman mengatakan dalam pers rilis (25/5) bahwa tujuannya untuk menghadapi resiko keuangan termasuk dampak perubahan harga komoditas dan nilai tukar mata asing. "Manajemen risiko ANTAM ditujukan menghadapi ketidakpastian yang dihadapi dalam pasar keuangan dan meminimalkan dampak yang tidak diharapkan pada kinerja keuangan," kata Tedy.