KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengungkapkan kondisi antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Kota Makassar mulai membaik.
Pjs. Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, memaparkan bahwa dari total 45 SPBU yang melayani masyarakat, lebih dari 35 SPBU di area tersebut atau sekitar 80% telah menunjukkan kondisi antrean yang lebih kondusif. "Seiring dengan membaiknya kondisi tersebut, waktu tunggu masyarakat untuk mendapatkan BBM juga semakin singkat," kata dia dalam keterangan resmi, Senin (14/8/2026).
Okky menjelaskan, perbaikan kondisi ini merupakan hasil dari kolaborasi yang dilakukan antara Pertamina Patra Niaga dengan pemerintah daerah (Pemda) Provinsi Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, serta mengatur penyaluran BBM subsidi di lapangan.
Baca Juga: UC Rusal Bakal Bangun Pabrik Alumina di Indonesia, Ekonom Ingatkan Tiga Faktor Ini Ia menyatakan, strategi yang dilakukan di antaranya penambahan operator dan jalur pelayanan BBM Subsidi di sejumlah SPBU, pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam, serta penambahan titik penyaluran melalui SPBU Modular di Center Point of Indonesia (CPI). "Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk menambah kapasitas pelayanan sekaligus memberikan alternatif titik pengisian bagi masyarakat," jelas Okky. Selain langkah yang sudah dilakukan, Pertamina Patra Niaga juga tetap melakukan dan mengoptimalkan sejumlah upaya yang masih terus berjalan. Pengoperasian SPBU selama 24 jam, penambahan operator dan jalur pelayanan, serta operasional SPBU Modular di CPI terus dipantau untuk memastikan kapasitas tambahan dapat dimanfaatkan. "Pengaturan sistem ganjil-genap juga masih diterapkan sesuai ketentuan untuk membantu menjaga kelancaran dan ketertiban pelayanan di SPBU," katanya. Pertamina mengaku akan terus memastikan pelayanan BBM Subsidi berjalan secara optimal dengan memperkuat kapasitas di lapangan. Pemantauan terhadap kondisi antrean juga dilakukan secara berkala untuk melihat kebutuhan di masing-masing SPBU dan menentukan penyesuaian yang diperlukan. Lebih lanjut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Pemda setempat juga akan terus melakukan evaluasi terhadap kondisi antrean dan pelayanan BBM subsidi di Kota Makassar. "Upaya perbaikan dan penyesuaian akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan," imbuh Okky.
Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan, mengikuti ketentuan yang berlaku, serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Informasi dan pengaduan mengenai produk dan/atau layanan Pertamina dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135 yang melayani pelanggan selama 24 jam.
Baca Juga: PRAY Targetkan Miliki 21 Jaringan Rumah Sakit hingga Akhir 2026 Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News