AP tarik foto provokatif Charlie Hebdo di situsnya



NEW YORK. Associated Press memutuskan untuk menarik sejumlah foto, termasuk karton majalah satir Charlie Hebdo, dari sistem foto komersial miliknya. Menurut Buzzfeed News, langkah ini dilakukan menyusul terjadinya serangan di kantor redaksi majalah Charlie Hebdo. Meski demikian, foto-foto dan kartun tersebut masih tetap ada di jasa wire AP.

"Tak ada satu pun imej yang didistribusikan oleh AP menunjukkan kartun Nabi Muhammad. Ini merupakan kebijakan kami selama bertahun-tahun dan kami tidak akan menampilkan imej-imej yang provokatif," jelas Juru Bicara AP Paul Colford kepada Buzzfeed.

Sejumlah media lain, seperti New York Daily News dan The Telegraph, memburamkan imej kartun pada foto yang dipublikasikan pada situs mereka pada Rabu (8/1).


CNN juga memutuskan untuk tidak menunjukkan kartun yang menghina Nabi Muhammad.

"Meskipun saat ini kami tidak menunjukkan kartun Charlie Hebdo dari Nabi Muhammad yang menyakiti banyak warga muslim, platform kami diperbolehkan mendeskripsikan secara verbal dan mendetil kartun tersebut. Ini merupakan kunci untuk memahami apa alasan dibalik serangan terhadap majalah tersebut dan ketegangan yang terjadi antara kebebasan berekspresi dan menghormati suatu agama," jelas CNN senior editorial director Richard Griffiths. (talkingpointmemo)

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie