KONTAN.CO.ID - Pengagunan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi perhatian. Hal ini terjadi di tengah langkah PT Jhonlin Baratama untuk mengakuisisi sebagian saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Berdasarkan pemberitaan dan keterbukaan informasi BEI, Jhonlin Baratama menambah jumlah saham BYAN yang akan diakuisisi menjadi 10.084.088.370 saham, setara sekitar 30,25% kepemilikan. Saham tersebut berasal dari pemegang saham BYAN, Low Tuck Kwong dan Elaine Low.
Rincian Saham JARR dan PGUN yang Dijaminkan
Pada perdagangan 7 Oktober 2026, transaksi saham BYAN di pasar negosiasi tercatat sebanyak 10,08 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp2.588 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp26,10 triliun. Jumlah saham dan harga transaksi itu sejalan dengan rencana akuisisi yang diumumkan sebelumnya. Berdasarkan keterbukaan informasi (Kamis, 8/10/2026), penjaminan saham dilakukan pada 30 September 2026. Berikut rincian saham yang dijaminkan.| Emiten | Pemegang saham yang menjaminkan | Jumlah saham | Keterangan |
|---|---|---|---|
| JARR | PT Eshan Agro Sentosa | 7.997.556.204 saham | Seluruh kepemilikan Eshan di JARR |
| PGUN | PT Araya Agro Lestari | 2.205.667.896 saham | Seluruh kepemilikan Araya di PGUN |
| PGUN | PT Baramega Citra Mulia Persada | 900.000.250 saham | Seluruh kepemilikan saham yang disebutkan dalam pengumuman |
| PGUN | PT Citra Agro Raya | Sekitar 2,19 miliar saham | Seluruh kepemilikan saham yang disebutkan dalam pengumuman |
Agun Saham JARR dan PGUN Digunakan untuk Membeli BYAN
Pengagunan saham dan transaksi BYAN memunculkan pertanyaan mengenai sumber pendanaan akuisisi. Namun, hubungan langsung antara kedua aksi korporasi tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan waktu pelaksanaannya. Melansir laporan Kontan.co.id, tujuan pengagunan saham JARR dan PGUN disebut sebagai jaminan atas fasilitas kredit yang diperoleh perusahaan afiliasi. Dengan demikian, ada tiga peristiwa yang perlu dibedakan:- Pengagunan saham JARR dan PGUN: Sejumlah pemegang saham menjaminkan saham kepada Bank Mandiri sebagai jaminan fasilitas kredit untuk perusahaan afiliasi.
- Rencana akuisisi BYAN: Jhonlin Baratama meningkatkan jumlah saham BYAN yang akan dibeli menjadi sekitar 30,25% dari saham perseroan.
- Sumber dana akuisisi: Belum ada konfirmasi resmi yang memastikan fasilitas kredit Bank Mandiri menjadi sumber pembayaran transaksi BYAN tersebut.