KONTAN.CO.ID - Nasabah yang sudah tidak ingin menggunakan layanan BCA Mobile (m-BCA) dapat mengajukan penghentian atau penutupan layanan tersebut. Perlu diketahui, menutup akun BCA Mobile berbeda dengan menutup rekening BCA. Jika layanan m-BCA dihentikan, rekening tabungan tetap aktif dan masih bisa digunakan melalui ATM, myBCA, atau layanan perbankan lainnya sesuai fasilitas yang dimiliki. Penutupan layanan m-BCA umumnya dilakukan apabila nasabah mengganti nomor ponsel, berhenti menggunakan layanan mobile banking, atau ingin meningkatkan keamanan sebelum menjual atau mengganti perangkat.
Apa yang Terjadi Setelah Akun BCA Mobile Ditutup?
Melansir laman BCA, saat layanan m-BCA dihentikan, maka nasabah akan mendapati kondisi berikut.- Akses ke menu m-BCA pada aplikasi BCA Mobile akan dinonaktifkan.
- Rekening tabungan tetap aktif.
- Kartu debit BCA tetap dapat digunakan.
- Nasabah masih dapat menggunakan layanan lain seperti ATM atau myBCA (apabila telah terdaftar).
Cara Menutup Akun BCA Mobile
BCA menyediakan beberapa cara untuk mengajukan penghentian layanan m-BCA. 1. Menghubungi Halo BCA Cara paling praktis adalah menghubungi layanan pelanggan:- Halo BCA 1500888 (dari Indonesia).
- Atau melalui aplikasi haloBCA.
- e-KTP atau identitas asli.
- Buku tabungan (jika diperlukan).
- Kartu debit BCA.
Kapan Layanan m-BCA Berakhir Otomatis?
Berdasarkan ketentuan resmi BCA, layanan m-BCA dapat berakhir apabila:- Nasabah mengajukan permohonan penghentian m-BCA.
- Nasabah mengakhiri penggunaan kartu debit BCA atau nomor ponsel yang digunakan untuk registrasi.
- Nasabah mengganti nomor ponsel.
- Seluruh rekening yang terhubung dengan kartu debit BCA telah ditutup.
Sebelum Menutup Akun BCA Mobile
Sebelum mengajukan penutupan, pastikan Anda:- Mengingat atau mencatat riwayat transaksi penting.
- Memastikan telah memiliki akses ke layanan perbankan lain apabila masih ingin bertransaksi.
- Menonaktifkan m-BCA apabila ponsel akan dijual atau berpindah tangan demi menjaga keamanan data.