Apakah Bisa Menghapus Mutasi di Wondr by BNI? Intip Penjelasannya



KONTAN.CO.ID - Mutasi rekening menjadi salah satu fitur penting dalam aplikasi wondr by BNI karena dapat digunakan nasabah untuk melihat riwayat transaksi yang masuk maupun keluar dari rekening.

Melalui riwayat tersebut, nasabah dapat memeriksa transfer, pembayaran, pembelian, maupun transaksi lainnya yang pernah dilakukan.

Namun, sebagian nasabah mungkin ingin menghapus mutasi tertentu karena alasan privasi atau agar daftar transaksi terlihat lebih ringkas. Lantas, apakah mutasi rekening di wondr by BNI bisa dihapus?


Baca Juga: Cek Minimal Saldo Uang Elektronik untuk Naik MRT, LRT, KRL, dan Transjakarta

Apakah mutasi di wondr by BNI bisa dihapus?

Melansir laman BNI, Mutasi rekening yang sudah tercatat tidak dapat dihapus secara manual melalui aplikasi wondr by BNI.

Mutasi merupakan bagian dari catatan transaksi rekening bank sehingga bukan sekadar riwayat yang tersimpan di aplikasi. Karena itu, nasabah tidak diberikan pilihan untuk memilih transaksi tertentu kemudian menghapusnya dari catatan rekening.

Dengan kata lain, apabila nasabah melakukan transfer atau transaksi menggunakan rekening BNI, transaksi tersebut tetap tercatat dalam riwayat rekening meskipun sudah tidak ingin ditampilkan.

Hal ini juga berkaitan dengan kebutuhan pencatatan transaksi perbankan. BNI menyediakan rincian transaksi melalui berbagai layanan, termasuk e-statement pada produk tertentu. Misalnya, BNI menyebutkan bahwa rincian transaksi rekening wondr multicurrency dapat diakses melalui e-statement di wondr by BNI.

Baca Juga: Panduan Top Up Uang Elektronik di DANA, Ada 3 Jenis Kartu yang Bisa Isi Saldo

Mengapa mutasi rekening tidak bisa dihapus?

Mutasi rekening berfungsi sebagai catatan aktivitas keuangan. Oleh karena itu, penghapusan transaksi secara bebas oleh nasabah dapat membuat riwayat rekening tidak lagi menggambarkan transaksi yang sebenarnya.

Misalnya, ketika nasabah melakukan transfer Rp500.000, transaksi tersebut akan tercatat sebagai transaksi keluar. Jika penerima mengembalikan uang tersebut, transaksi pengembalian juga akan tercatat sebagai transaksi masuk.

Kedua transaksi tersebut tetap menjadi bagian dari riwayat rekening dan tidak dapat dihapus hanya karena nasabah sudah tidak ingin melihatnya.

Baca Juga: Apakah Bisa Ganti PIN Kartu Debit di BRImo? Intip Panduan Selengkapnya

Apakah menghapus aplikasi wondr akan menghilangkan mutasi?

Panduan untuk aplikasi wondr by BNI dari ponsel tidak sama dengan menghapus data transaksi rekening. Data rekening tetap berada dalam sistem perbankan BNI.

Apabila aplikasi dihapus kemudian nasabah memasangnya kembali dan melakukan aktivasi sesuai prosedur, informasi rekening dan transaksi yang tersedia pada layanan tetap mengikuti data yang tersimpan pada sistem BNI.

Hal ini berbeda dengan menghapus aplikasi biasa yang hanya menghilangkan aplikasi dari perangkat.

Baca Juga: Ini 4 Cara Top Up GoPay Gratis Tanpa Biaya Admin lewat Aplikasi

Bagaimana jika ada transaksi yang tidak dikenal?

Ketika nasabah ingin menghapus mutasi adalah karena terdapat transaksi yang tidak dikenal, sebaiknya jangan mencoba menghapusnya. Justru, mutasi tersebut dapat menjadi bukti penting untuk melakukan pengecekan dan pengaduan kepada BNI.

Nasabah dapat mencatat detail transaksi, seperti:

  • tanggal transaksi;
  • nominal;
  • jenis transaksi;
  • rekening atau pihak terkait jika tersedia;
  • keterangan transaksi; dan
  • waktu transaksi.
Setelah itu, nasabah dapat menghubungi BNI Call 1500046 untuk mendapatkan bantuan atau melakukan pengaduan. BNI juga mencantumkan nomor tersebut sebagai layanan nasabah pada informasi resminya.

Tonton: Produksi Batubara dan Nikel Turun, Penerimaan Negara Justru Naik

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: