KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menilai kebijakan pemerintah terkait rumah susun (rusun) subsidi bukanlah pergeseran dari rumah tapak, melainkan penyesuaian dengan kebutuhan hunian di masing-masing wilayah. Ketua Umum DPP Apersi Junaidi Abdillah mengatakan, selama ini karakteristik kebutuhan hunian sangat dipengaruhi oleh tingkat kepadatan penduduk di suatu daerah. “Lebih tepatnya bukan pergeseran dari rumah tapak ke rumah susun akan tetapi pemenuhan kebutuhan rumah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakatnya. Itu penting seperti: rumah tapak subsidi lebih cocok di daerah yang populasi pertumbuhan penduduknya sedang atau belum padat. Kemudian untuk rumah susun subsidi lebih cenderung di daerah yang populasi pertumbuhan penduduknya padat/tinggi atau kota besar,” ujarnya kepada Kontan, Minggu (5/4/2026).
Apersi Dorong Regulasi Rusun Subsidi Lebih Memudahkan Pengembang
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menilai kebijakan pemerintah terkait rumah susun (rusun) subsidi bukanlah pergeseran dari rumah tapak, melainkan penyesuaian dengan kebutuhan hunian di masing-masing wilayah. Ketua Umum DPP Apersi Junaidi Abdillah mengatakan, selama ini karakteristik kebutuhan hunian sangat dipengaruhi oleh tingkat kepadatan penduduk di suatu daerah. “Lebih tepatnya bukan pergeseran dari rumah tapak ke rumah susun akan tetapi pemenuhan kebutuhan rumah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakatnya. Itu penting seperti: rumah tapak subsidi lebih cocok di daerah yang populasi pertumbuhan penduduknya sedang atau belum padat. Kemudian untuk rumah susun subsidi lebih cenderung di daerah yang populasi pertumbuhan penduduknya padat/tinggi atau kota besar,” ujarnya kepada Kontan, Minggu (5/4/2026).
TAG: