KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Momentum Idul Fitri atau Lebaran umumnya menjadi angin segar bagi perputaran ekonomi di berbagai sektor usaha, didorong oleh pergerakan aktivitas, kunjungan, okupansi, hingga transaksi yang meningkat. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W. Kamdani mengatakan, para pelaku usaha melihat kontribusi ekonomi Lebaran tahun ini masih tetap kuat dan berpotensi meningkat dibanding Lebaran tahun lalu. Meskipun, peningkatannya diproyeksikan lebih moderat. Prediksi ini berlandaskan sejumlah indikator. Pertama, Apindo melihat aktivitas manufaktur menunjukkan ekspansi solid dengan Purchasing Managers Index (PMI) mencapai 53,8 pada Februari 2026 atau tertinggi dalam dua tahun. "Hal ini mencerminkan adanya front-loading production (percepatan produksi) saat menjelang Ramadan dan Idulfitri," kata Shinta kepada KONTAN, Selasa (17/3/2026).
Apindo: Ekonomi Lebaran 2026 Diproyeksi Meningkat, Namun Tumbuh Moderat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Momentum Idul Fitri atau Lebaran umumnya menjadi angin segar bagi perputaran ekonomi di berbagai sektor usaha, didorong oleh pergerakan aktivitas, kunjungan, okupansi, hingga transaksi yang meningkat. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W. Kamdani mengatakan, para pelaku usaha melihat kontribusi ekonomi Lebaran tahun ini masih tetap kuat dan berpotensi meningkat dibanding Lebaran tahun lalu. Meskipun, peningkatannya diproyeksikan lebih moderat. Prediksi ini berlandaskan sejumlah indikator. Pertama, Apindo melihat aktivitas manufaktur menunjukkan ekspansi solid dengan Purchasing Managers Index (PMI) mencapai 53,8 pada Februari 2026 atau tertinggi dalam dua tahun. "Hal ini mencerminkan adanya front-loading production (percepatan produksi) saat menjelang Ramadan dan Idulfitri," kata Shinta kepada KONTAN, Selasa (17/3/2026).