JAKARTA. Produksi bubur kertas (pulp dan kertas) nasional tahun ini diproyeksi tumbuh 6%. Hal ini disumbang dari beroperasinya dua pabrik pulp dan kertas baru. Rusli Tan, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) mengatakan, potensi kenaikan produksi pulp dan kertas didorong dua faktor. Pertama, faktor dalam negeri dengan beroperasinya dua pabrik baru di Ogan Kemiring Ilir, Palembang dengan kapasitas produksi sebesar 2 juta metrik per ton per tahun. Ada pula pabrik di Riau dengan kapasitas produk sebesar 250.000 metrik per ton per tahun. Kedua pabrik ini diyakini akan berkontribusi terhadap kenaikan produksi pulp dan kertas dalam negeri.
APKI proyeksi produksi pulp tumbuh 6%
JAKARTA. Produksi bubur kertas (pulp dan kertas) nasional tahun ini diproyeksi tumbuh 6%. Hal ini disumbang dari beroperasinya dua pabrik pulp dan kertas baru. Rusli Tan, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI) mengatakan, potensi kenaikan produksi pulp dan kertas didorong dua faktor. Pertama, faktor dalam negeri dengan beroperasinya dua pabrik baru di Ogan Kemiring Ilir, Palembang dengan kapasitas produksi sebesar 2 juta metrik per ton per tahun. Ada pula pabrik di Riau dengan kapasitas produk sebesar 250.000 metrik per ton per tahun. Kedua pabrik ini diyakini akan berkontribusi terhadap kenaikan produksi pulp dan kertas dalam negeri.