Apple Akan Memindahkan Sebagian Produksi Mac Mini dari Asia, Ada Apa?



KONTAN.CO.ID - TEXAS. Apple akan memindahkan sebagian produksi komputer desktop Mac Mini ke Amerika Serikat (AS) dari Asia, dengan upaya manufaktur baru yang akan dimulai akhir tahun ini di fasilitas di Houston.

Apple juga memperluas fasilitas Houston dengan memasukkan pusat pelatihan baru untuk manufaktur canggih. Apple menyebut, operasi pabrik di Houston akan menciptakan ribuan lapangan kerja.

Rencana ini menandai investasi terbaru Apple di Amerika Serikat (AS), menyusul komitmen yang diumumkan Agustus 2025 lalu untuk menginvestasikan US$ 600 miliar di AS selama empat tahun ke depan.


Pada bulan Mei 2025 silam, Presiden AS Donald Trump mengancam Apple dengan tarif 25% untuk produk yang diproduksi di luar negeri. Sebuah perubahan tajam dari kebijakan sebelumnya ketika pemerintahan Trump mengecualikan ponsel pintar, komputer, dan elektronik lainnya dari putaran tarif impor Tiongkok.

Baca Juga: Iran Beli Rudal Anti-kapal Supersonik dari China Saat AS Kerahkan Angkatan Laut

Pengumuman Mac Mini Apple muncul di tengah ketidakpastian baru seputar tarif. Amerika Serikat telah memberlakukan tarif baru sebesar 10% untuk semua barang yang tidak tercakup dalam pengecualian. Tarif baru ini pertama kali diumumkan Trump pada hari Jumat setelah Mahkamah Agung membatalkan bea masuk yang dikenakannya tahun lalu, bukan 15% yang dijanjikannya sehari kemudian.

"Apple sangat berkomitmen pada masa depan manufaktur Amerika," kata CEO Apple, Tim Cook seperti dikutip Reuters, Selasa (24/2/2026).

Perusahaan, yang mulai memproduksi server AI di Houston tahun lalu, juga mengatakan produksi berjalan lebih cepat dari jadwal.

Apple memiliki rekam jejak yang beragam dalam hal menepati janji investasi.

Misalnya, pada tahun 2019, Cook mengunjungi sebuah pabrik di Texas bersama Trump yang dipromosikan sebagai lokasi manufaktur baru. Namun, fasilitas tersebut telah memproduksi komputer Apple sejak 2013 dan Apple sejak itu memindahkan produksi tersebut ke Thailand.

Apple terus memproduksi sebagian besar produknya, termasuk iPhone dan iPad, di Asia, terutama di Tiongkok, meskipun telah memindahkan sebagian produksi ke Vietnam, Thailand, dan India dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Tarif Impor AS Ditetapkan 10%, Berlaku Mulai 24 Februari

Selanjutnya: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Kota Bukittinggi, Kapan Buka Puasa?

Menarik Dibaca: Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 Lengkap untuk Kota Bukittinggi, Kapan Buka Puasa?