KONTAN.CO.ID - Apple meluncurkan Mac mini dan Mac Studio dengan performa lebih tinggi pada Selasa (25/8/2026). Perangkat desktop terbaru tersebut menyasar pengguna yang membutuhkan kemampuan komputasi lebih besar untuk menjalankan aplikasi kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Trump Klaim Selat Hormuz Sudah Bebas Ranjau, Peringatkan Iran Peluncuran Mac mini terbaru juga diperkirakan menjadi salah satu peluncuran produk besar terakhir di bawah kepemimpinan Tim Cook sebagai Chief Executive Officer (CEO) Apple. Mac mini terbaru dibanderol mulai US$ 899 atau sekitar Rp14,7 juta, naik US$ 100 dibandingkan generasi sebelumnya. Perangkat ini tersedia dengan pilihan chip M6 atau M5 Pro. Kedua perangkat tersebut semakin diminati konsumen yang ingin menjalankan agen AI secara lokal, termasuk sistem AI otonom seperti OpenClaw. Tingginya permintaan bahkan dilaporkan telah mengurangi persediaan di sejumlah toko Apple. "Baik digunakan sebagai komputer rumah, untuk menjalankan studio profesional, maupun sebagai perangkat agentic yang selalu aktif, Mac kecil ini mampu melakukan semuanya," ujar Johny Srouji, pimpinan perangkat keras Apple, dikutip
Reuters. Baca Juga: Kepercayaan Konsumen AS Anjlok, Terendah dalam 7 Bulan Performa AI Lebih Tinggi Salah satu varian Mac mini terbaru menggunakan chip M6 yang diproduksi dengan teknologi 2 nanometer. Apple mengatakan chip tersebut mampu memberikan performa AI hingga empat kali lebih cepat, serta kecepatan grafis dan penyimpanan dua kali lipat dibandingkan model sebelumnya yang menggunakan chip M4. Sementara itu, varian kelas atas menggunakan chip M5 Pro. Perangkat tersebut memiliki prosesor hingga 18-core dan prosesor grafis hingga 20-core, yang ditujukan bagi pengguna profesional dengan kebutuhan komputasi tinggi, termasuk untuk pekerjaan efek visual. Apple juga memperbarui lini desktop Mac Studio dengan menghadirkan varian yang menggunakan chip M5 Max dan chip baru M5 Ultra. Mac Studio ditujukan bagi pengembang dan pengguna profesional yang membutuhkan kemampuan komputasi lebih besar. Perangkat tersebut dapat menjalankan model AI berukuran besar secara langsung di perangkat serta menggabungkan daya komputasi beberapa sistem untuk menangani pekerjaan AI yang lebih berat. Harga Mac Studio dengan chip M5 Max dimulai dari US$ 2.499. Sementara varian dengan chip M5 Ultra dibanderol mulai US$ 5.499, naik dari US$ 1.999 pada generasi sebelumnya.
Baca Juga: Yield US Treasury Turun, Harga Minyak Anjlok dan Investor Cermati Buyback Tekanan Biaya Meningkat Peluncuran produk baru tersebut berlangsung ketika Apple menghadapi tekanan biaya akibat meningkatnya harga chip memori. Kenaikan harga tersebut didorong oleh tingginya permintaan dari pusat data AI.
Kondisi tersebut sebelumnya mendorong Apple menaikkan harga sejumlah model Mac dan iPad pada Juni 2026. Peluncuran Mac mini dan Mac Studio terbaru juga menjadi perhatian karena berlangsung menjelang pergantian kepemimpinan Apple. Tim Cook diperkirakan akan menyerahkan posisi CEO kepada John Ternus, eksekutif senior yang memiliki latar belakang di bidang perangkat keras. Pergantian tersebut menjadi salah satu transisi kepemimpinan paling diperhatikan dalam sejarah Apple sekaligus menandai berakhirnya era kepemimpinan Cook.