KONTAN.CO.ID - Apple memperluas bisnis perangkat rumah pintar dengan memperkenalkan HomeView, perangkat berlayar 7 inci yang dirancang untuk dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Produk ini mengandalkan pembaruan kecerdasan buatan (AI) pada asisten virtual Siri untuk membantu pengguna mengendalikan berbagai perangkat rumah. Mengutip
Reuters, Selasa (13/10/2026), HomeView dibanderol mulai US$ 299 dan dijadwalkan mulai dikirimkan kepada konsumen pada bulan depan.
Baca Juga: Taiwan Peringatkan Eropa soal Risiko Ketergantungan Pasokan dari China Perangkat ini dilengkapi fitur pengenalan wajah serta mendukung pengendalian perangkat rumah, seperti bel pintu, termostat, dan kunci pintar. Peluncuran tersebut menjadi bagian dari upaya Apple memperkuat posisinya di pasar rumah pintar, yang selama ini belum menjadi sumber pertumbuhan utama perusahaan. Apple menghadapi persaingan dari pemain mapan seperti Amazon, yang telah berinvestasi besar pada lini speaker Echo dan bel pintu Ring, serta perusahaan AI seperti OpenAI yang juga memiliki ambisi mengembangkan perangkat keras. Di tengah persaingan tersebut, investor semakin mencermati penjualan perangkat keras Apple sebagai sumber pertumbuhan. Hal ini terjadi ketika bisnis layanan perusahaan menghadapi tekanan regulasi. Selain HomeView, Apple turut mengumumkan pembaruan untuk speaker pintar HomePod dan perangkat Apple TV.
Baca Juga: Rusia Siap Dongkrak Ekspor Solar hingga 3,5 Juta Ton per Bulan Perusahaan juga memperkenalkan beragam aksesori rumah pintar, termasuk bel pintu, kamera, dan termostat buatan LG serta Schneider Electric yang dirancang dengan dukungan Apple. Apple juga membuka ekosistem rumah pintarnya bagi perangkat dari produsen lain. Strategi ini penting untuk memperluas kompatibilitas dengan berbagai perangkat pihak ketiga, yang selama ini menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan bisnis rumah pintar Apple. Namun, HomeView tidak akan dipasarkan di Uni Eropa. Apple menyebut fitur AI Siri masih belum tersedia di kawasan tersebut karena ketentuan regulasi Uni Eropa. Apple meluncurkan aplikasi Home pada 2016 untuk mengendalikan perangkat pintar, sebelum memperkenalkan speaker HomePod pada 2018. Namun, produk-produk tersebut harus bersaing dengan lini Google Home milik Alphabet dan Echo dari Amazon.
Baca Juga: Penjualan Louis Vuitton Anjlok, Pemulihan Industri Barang Mewah Terancam Analis menilai, tantangan Apple di pasar ini bukan hanya persaingan perangkat, melainkan juga kemudahan penggunaan dan kemampuan Siri dalam memberikan jawaban yang bermanfaat. Kemampuan perangkat Apple untuk terhubung dengan beragam produk pihak ketiga juga menjadi faktor penting. Kepala Analis TECHnalysis Research Bob O'Donnell mengatakan, Apple telah meningkatkan kemampuan Siri pada musim panas tahun ini dengan bantuan Google.
Meski demikian, proses menghubungkan dan mengatur berbagai perangkat rumah pintar masih terlalu rumit bagi sebagian konsumen untuk merasakan manfaat nyata dari ekosistem tersebut. Di sisi lain, meningkatnya penggunaan perangkat yang terhubung ke internet, termasuk lemari es dan televisi pintar, juga memunculkan kekhawatiran terkait keamanan siber. Perangkat-perangkat tersebut berpotensi menjadi sasaran peretasan apabila sistem keamanannya tidak memadai.
Baca Juga: Nobel Ekonomi 2026 Diraih Robert Hall dan Michael Woodford, Ini Kontribusinya