April, Batavia luncurkan dua reksadana terproteksi



JAKARTA. PT Batavia Prosperindo Asset Management bersiap meluncurkan dua produk baru berbentuk Reksadana Terproteksi pada April mendatang. Vice President Bussiness Alliance PT Batavia Prosperindo, Karma P Siregar menjelaskan, kedua reksadada ini sudah mendapat izin resmi dari Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). Kedua reksadana tersebut, yaitu bertajuk Reksadana Proteksi Optima 2 yang akan launching di awal April. Menyusul, Reksadana Proteksi Optima 3 yang bakal dirilis pada pertengahan April.

Kata Karman, kedua reksadana terproteksi tersebut dapat dibeli di tiga bank yang merupakan agen penjual khusus kedua reksadana terproteksi tersebut. Kedua reksadana itu memang ditujukan untuk nasabah retail. Namun, dia belum bisa menyebutkan nama-nama bank yang akan menjadi agen penjual, karena masih dalam proses. "Jika proses administrasinya sudah fix, akan kami umumkan," ujarnya.

Nah, dengan hanya menyetor minimal Rp 1 juta, nasabah bisa memiliki produk tersebut.


Underlying kedua produk baru itu mayoritas menggunakan obligasi korporasi dari emiten perbankan yang memiliki peringkat obligasi minimal single A, dan bertenor 3 tahun. Sisanya, sebesar 0%-20% akan ditempatkan dalam pasar uang. Dengan kombinasi portfolio ini, Karman optimistis, produk tersebut bisa memberikan imbal hasil 6,25%-6,4%.Menurutnya, saat ini reksadana terproteksi masih menjadi pilihan nasabah ritel, karena setiap tiga bulan sekali membagikan dividen yang lebih besar dari deposito, yaitu berkisar 6,25%-6,4%.

Dari kedua produk itu, Batavia menargetkan bisa meraih dana kelolaan masing-masing sebesar Rp 150 miliar di awal penawaran. Sedangkan sampai kemarin (16/3), dana kelolaan seluruh produk reksadana Batavia, tidak termasuk Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT) sudah mencapai Rp 6,9 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini