Aprindo Optimistis Pertumbuhan Kinerja Ritel Akan Lebih Baik pada 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menilai pertumbuhan kinerja penjualan ritel akan lebih baik pada 2023. Hal ini didukung oleh dihentikannya kebijakan PPKM pada akhir Desember 2022.

Ketua Umum Aprindo Roy Nicholas Mandey mengatakan, dengan dicabutnya PPKM, maka masyarakat akan lebih leluasa melakukan mobilitas. Dengan begitu, potensi meningkatnya kegiatan konsumsi oleh masyarakat di toko-toko ritel juga sangat terbuka.

Berakhirnya PPKM juga diyakini akan membuat masyarakat kalangan atas lebih nyaman untuk melakukan kegiatan konsumsi. Selama ini, ketika pandemi dan kebijakan PPKM berlaku, masyarakat kalangan tersebut cenderung menahan konsumsi atau hanya berbelanja kebutuhan pokok saja.


Baca Juga: PPKM Usai, APPBI Yakin Tingkat Kunjungan dan Okupansi Pusat Perbelanjaan Meningkat

“Padahal, kontribusi spending konsumsi dari masyarakat kelas atas bisa mencapai 70%,” kata Roy, Minggu (1/1).

Prediksi Roy, pertumbuhan penjualan ritel pada 2023 bisa mencapai kisaran 4% atau sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan sekitar 5,5%. Proyeksi ini lebih tinggi ketimbang perkiraan pertumbuhan penjualan ritel versi Aprindo pada 2022 yang berkisar 3%--3,5%.

Selain dipengaruhi oleh sentimen berakhirnya pandemi dan stabilnya ekonomi nasional, kinerja penjualan ritel pada 2023 juga bakal ditopang oleh faktor dimulainya tahun politik. Diyakini banyak program bantuan sosial yang ditebar kepada masyarakat ketika musim kampanye politik dimulai. Alhasil, permintaan terhadap produk-produk toko ritel juga akan meningkat.

Baca Juga: Hippindo Yakin Pebisnis Ritel Akan Leluasa Ekspansi Seiring Berakhirnya PPKM

“Kemungkinan sektor ritel akan merasakan dampak musim politik pada semester kedua nanti,” imbuh Roy.

Dia menambahkan, para peritel akan lebih gencar berekspansi menambah gerai ritel baru pada 2023 sejalan dengan berakhirnya pandemi. Penambahan gerai baru tersebut bisa saja dilakukan di daerah-daerah yang belum pernah disambangi para pelaku usaha ritel pada tahun-tahun terdahulu.

“Ekspansi penambahan gerai baru merupakan cerminan pertumbuhan industri ritel,” tutup dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .