KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) menyebut realisasi investasi di industri alas kaki nasional belum mengalir optimal, padahal sektor ini memiliki potensi pertumbuhan yang cukup besar, mengingat Indonesia merupakan produsen ekspor alas kaki terbesar ketiga di dunia. Wakil Ketua Umum Aprisindo Harijanto mengatakan, potensi investasi di sektor ini bisa mencapai US$ 15 miliar atau setara minimal Rp 253 triliun (kurs sekitar Rp16.900 per dolar AS), yang berasal dari kombinasi pemain baru maupun relokasi pabrik ke Indonesia, serta ekspansi pemain lama. Namun, ketidakpastian kebijakan dalam beberapa waktu terakhir membuat rencana tersebut tertahan. “Relokasi dari Vietnam itu ke Indonesia, itu sebetulnya akan seperti air buah datangnya. Cuma kemarin tertahan karena uncertainty. Tidak ada undang-undang, tidak ada labor law,” ungkap Harijanto, pada Rabu (22/1/2026)
Aprisindo: Investasi Industri Alas Kaki Belum Mengalir Optimal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) menyebut realisasi investasi di industri alas kaki nasional belum mengalir optimal, padahal sektor ini memiliki potensi pertumbuhan yang cukup besar, mengingat Indonesia merupakan produsen ekspor alas kaki terbesar ketiga di dunia. Wakil Ketua Umum Aprisindo Harijanto mengatakan, potensi investasi di sektor ini bisa mencapai US$ 15 miliar atau setara minimal Rp 253 triliun (kurs sekitar Rp16.900 per dolar AS), yang berasal dari kombinasi pemain baru maupun relokasi pabrik ke Indonesia, serta ekspansi pemain lama. Namun, ketidakpastian kebijakan dalam beberapa waktu terakhir membuat rencana tersebut tertahan. “Relokasi dari Vietnam itu ke Indonesia, itu sebetulnya akan seperti air buah datangnya. Cuma kemarin tertahan karena uncertainty. Tidak ada undang-undang, tidak ada labor law,” ungkap Harijanto, pada Rabu (22/1/2026)
TAG: