KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan penciptaan lebih dari 1,6 juta lapangan kerja baru melalui Program Replanting Perkebunan Rakyat, yang menjadi salah satu paket unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam penyerapan tenaga kerja. Program ini akan dilaksanakan dengan penanaman kembali (replanting) di lahan seluas 870 ribu hektare di berbagai daerah. Komoditas yang diprioritaskan mencakup tebu, kakao, kelapa, kopi, kacang mete, dan pala. Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Soemitro Samadikoen, menyambut baik rencana tersebut. Namun ia menekankan perlunya aturan yang jelas dan memudahkan akses bagi petani untuk bisa merasakan manfaat program.
APTRI:Replanting Perkebunan Rakyat Perlu Aturan Jelas agar Petani Tak Kesulitan Akses
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan penciptaan lebih dari 1,6 juta lapangan kerja baru melalui Program Replanting Perkebunan Rakyat, yang menjadi salah satu paket unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam penyerapan tenaga kerja. Program ini akan dilaksanakan dengan penanaman kembali (replanting) di lahan seluas 870 ribu hektare di berbagai daerah. Komoditas yang diprioritaskan mencakup tebu, kakao, kelapa, kopi, kacang mete, dan pala. Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Soemitro Samadikoen, menyambut baik rencana tersebut. Namun ia menekankan perlunya aturan yang jelas dan memudahkan akses bagi petani untuk bisa merasakan manfaat program.
TAG: