Arab Saudi Cegat Rudal Balistik dan Jelajah Houthi yang Mengarah ke Riyadh



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Ketegangan konflik di Timur Tengah kembali meningkat setelah koalisi pimpinan Arab Saudi mengumumkan telah mencegat dan menghancurkan sejumlah rudal yang diluncurkan kelompok Houthi ke wilayah kerajaan tersebut, Minggu (8/11/2026).

Koalisi yang memerangi kelompok Houthi di Yaman menyatakan telah mencegat dan menghancurkan dua rudal balistik yang ditembakkan kelompok yang bersekutu dengan Iran tersebut ke arah Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

Insiden itu terjadi setelah sejumlah ledakan keras terdengar di Riyadh. Seorang saksi Reuters melaporkan, otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi sebelumnya telah mengeluarkan peringatan keamanan untuk wilayah Riyadh sesaat sebelum suara ledakan terdengar.


Namun, otoritas setempat kemudian mengumumkan bahwa ancaman bahaya telah berlalu.

Baca Juga: Selain Blokade Laut, AS Perketat Jalur Perdagangan Darat Iran

Tidak lama berselang, koalisi kembali menyampaikan bahwa pihaknya berhasil mencegat dan menghancurkan dua rudal jelajah yang mengarah ke Riyadh dan wilayah selatan Arab Saudi.

Konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi kembali memanas setelah gencatan senjata yang dimediasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 2022 runtuh.

Arab Saudi sebelumnya memimpin koalisi negara-negara Arab untuk melakukan intervensi militer di Yaman pada 2015. Langkah tersebut bertujuan memulihkan pemerintahan yang diakui secara internasional setelah kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa.

Pertempuran yang kembali berlangsung kini menjadi salah satu front dalam konflik Timur Tengah yang lebih luas. Eskalasi tersebut dipicu oleh serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada Februari 2026.

Sejak permusuhan kembali meningkat pada Juli 2026, kelompok Houthi telah melancarkan serangan menggunakan rudal dan pesawat nirawak atau drone yang menyasar bandara, pelabuhan, serta fasilitas minyak milik Arab Saudi.

Baca Juga: Arab Saudi Cabut Peringatan Bahaya di Wilayah Kaya Minyak, Rudal Houthi Dicegat

Sebagai respons, Arab Saudi juga melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target kelompok Houthi di Yaman.

Insiden pencegatan rudal terbaru ini terjadi sehari setelah serangan udara Arab Saudi di sekitar Sanaa dilaporkan menewaskan sedikitnya 33 orang.

Kementerian Kesehatan Yaman yang dikelola kelompok Houthi menyampaikan jumlah korban tewas tersebut. Sementara itu, otoritas Arab Saudi menyatakan sedang melakukan penyelidikan terkait laporan serangan udara tersebut.