Arab Saudi longgarkan pembatasan, sholat Jumat di dua masjid suci dipenuhi jamaah



KONTAN.CO.ID - MAKKAH. Setelah lebih dari satu setengah tahun, umat Islam di seluruh dunia senang melihat shalat Jumat di Dua masjid Suci kembali ke kapasitas penuh.

Dianggap sebagai dua situs tersuci dalam Islam, gambaran menyakitkan dari masjid-masjid tanpa jamaah karena timbulnya pandemi COVID-19 pada Maret 2020 mempengaruhi umat Islam di mana-mana, tetapi khususnya warga Mekah dan Madinah.

“Merupakan berkah, berjalan di jalur masjid dan Anda dikelilingi oleh orang-orang lagi,” kata Abdullah Mahdi, seorang pekerja sektor swasta dan penduduk lama kota suci itu. 


“Meskipun masih bermasker tidak masalah, tempat itu hidup dengan gerakan dan jamaah lagi," tambahnya.

Baca Juga: Turis dari 45 negara ini bebas karantina untuk masuk ke Thailand

"Ini benar-benar pemandangan untuk dilihat dan melihat halaman Masjidil Haram di sekitar Ka'bah yang dipenuhi orang-orang pada hari Jumat pertama setelah pelonggaran pembatasan adalah tanda bahwa itu akan baik-baik saja, insya Allah," ujarnya.

Sabtu lalu, Kementerian Dalam Negeri mengumumkan pelonggaran pembatasan di seluruh Kerajaan, termasuk yang mempengaruhi Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah, yang kembali beroperasi dan kapasitas penuh.

Wakil Sekretaris Jenderal Urusan Masjidil Haram Dr. Saad bin Mohammed Al-Muhaimid mengatakan kepada Arab News bahwa Kepresidenan Urusan Dua Masjid Suci telah menggunakan semua sumber daya manusia dan mekanik mereka untuk mengimplementasikan rencana untuk kembali beroperasi secara penuh. 

“Mereka melakukannya melalui rencana terpadu kemampuan dan layanan yang dimanfaatkan untuk menjaga keselamatan pengunjung Masjidil Haram dan memfasilitasi kinerja ritual mereka dalam suasana spiritual, aman dan menentramkan,” katanya.

Selanjutnya: Kemenag bersiap buka layanan umroh, berapa biaya umroh tahun 2021/2022?

Editor: Handoyo .