KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kondisi makroekonomi Indonesia masih berada di bawah tekanan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz. gangguan ini terus mendorong sentimen risk-off di pasar keuangan serta meningkatkan risiko kenaikan harga energi. Fithra Faisal, Senior Macro Strategist Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan, respons kebijakan global semakin intensif, dengan beberapa negara seperti Jepang mulai melepas cadangan minyak strategis untuk menstabilkan pasar. Sementara negara lain mencari alternatif pasokan energi di tengah kekhawatiran gangguan suplai. “Di dalam negeri, ekonomi Indonesia tetap relatif tangguh, didukung oleh konsumsi musiman yang kuat selama Ramadan dan Idulfitri, meskipun pasar keuangan mencerminkan volatilitas eksternal melalui pelemahan rupiah,” ujar Fithra dalam keterangan resmi, Kamis (26/3/2026).
Arah Harga Minyak Global Jadi Penentu Dinamika Inflasi dan Risiko Fiskal
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kondisi makroekonomi Indonesia masih berada di bawah tekanan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik global, khususnya gangguan berkepanjangan di Selat Hormuz. gangguan ini terus mendorong sentimen risk-off di pasar keuangan serta meningkatkan risiko kenaikan harga energi. Fithra Faisal, Senior Macro Strategist Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan, respons kebijakan global semakin intensif, dengan beberapa negara seperti Jepang mulai melepas cadangan minyak strategis untuk menstabilkan pasar. Sementara negara lain mencari alternatif pasokan energi di tengah kekhawatiran gangguan suplai. “Di dalam negeri, ekonomi Indonesia tetap relatif tangguh, didukung oleh konsumsi musiman yang kuat selama Ramadan dan Idulfitri, meskipun pasar keuangan mencerminkan volatilitas eksternal melalui pelemahan rupiah,” ujar Fithra dalam keterangan resmi, Kamis (26/3/2026).