KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme para pelaku industri properti di Indonesia. Salah satu langkah strategis yang secara konsisten didorong adalah peningkatan sertifikasi bagi seluruh anggotanya, terutama bagi para broker dan agen properti yang tergabung dalam jaringan organisasi tersebut. Terbaru, AREBIbersama Lembaga Sertifikasi Profesi Broker Properti Indonesia (LSP BPI) menggelar sertifikasi kompetensi bagi sekitar 300 broker properti pada 18 Mei 2026. Peserta berasal dari beragam latar belakang usaha, mulai dari perusahaan broker berafiliasi franchise internasional, franchise lokal, kantor independen, hingga pengurus AREBI. Ketua Umum AREBI Clement Francis menegaskan sertifikasi menjadi langkah memperkuat profesionalisme dan etika broker properti. “AREBI akan terus melahirkan broker properti yang profesional dan beretika melalui sertifikasi,” ujar Clement dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).
AREBI Percepat Sertifikasi Kompetensi Broker Properti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme para pelaku industri properti di Indonesia. Salah satu langkah strategis yang secara konsisten didorong adalah peningkatan sertifikasi bagi seluruh anggotanya, terutama bagi para broker dan agen properti yang tergabung dalam jaringan organisasi tersebut. Terbaru, AREBIbersama Lembaga Sertifikasi Profesi Broker Properti Indonesia (LSP BPI) menggelar sertifikasi kompetensi bagi sekitar 300 broker properti pada 18 Mei 2026. Peserta berasal dari beragam latar belakang usaha, mulai dari perusahaan broker berafiliasi franchise internasional, franchise lokal, kantor independen, hingga pengurus AREBI. Ketua Umum AREBI Clement Francis menegaskan sertifikasi menjadi langkah memperkuat profesionalisme dan etika broker properti. “AREBI akan terus melahirkan broker properti yang profesional dan beretika melalui sertifikasi,” ujar Clement dalam keterangannya, Selasa (19/5/2026).