JAKARTA. Lima tahun menjabat sebagai menteri perencanaan pembangunan nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana sudah faham betul kekurangan dan kelebihan institusi yang dipimpinnya. Nah, sebelum melepas jabatannya, Armida menyampaikan sejumlah kritik dan masukan terhadap keberadaan Bappenas. Menurutnya, keberadaan Bappenas harus direposisi karena antara fungsi dan posisi dalam tata kelembagaan dalam negara sudah tidak sesuai. Saat ini, Bappenas berada di bawah koordinasi menteri koordinator bidang perekonomian. Hal itu dinilai tidak tepat, mengingat Bappenas merupakan badan yang berfungsi merencanakan pembangunan, dan itu tidak hanya menyangkut perekonomian. Tetapi juga menyangkut soal politik, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. "Saya mengusulkan Bappenas langsungg di bawah presiden," ujar Armida, rabu (15/10) di kantornya.
Armida ingin Bappenas langsung di bawah presiden
JAKARTA. Lima tahun menjabat sebagai menteri perencanaan pembangunan nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana sudah faham betul kekurangan dan kelebihan institusi yang dipimpinnya. Nah, sebelum melepas jabatannya, Armida menyampaikan sejumlah kritik dan masukan terhadap keberadaan Bappenas. Menurutnya, keberadaan Bappenas harus direposisi karena antara fungsi dan posisi dalam tata kelembagaan dalam negara sudah tidak sesuai. Saat ini, Bappenas berada di bawah koordinasi menteri koordinator bidang perekonomian. Hal itu dinilai tidak tepat, mengingat Bappenas merupakan badan yang berfungsi merencanakan pembangunan, dan itu tidak hanya menyangkut perekonomian. Tetapi juga menyangkut soal politik, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. "Saya mengusulkan Bappenas langsungg di bawah presiden," ujar Armida, rabu (15/10) di kantornya.