KONTAN.CO.ID – MAKKAH. Pemerintah memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026, khususnya pada fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), berjalan dengan lebih tertib dan terencana. Salah satu fokus utama adalah memastikan kesiapan tenda yang sudah diberi penandaan kloter hingga berbasis by name, sehingga tidak terjadi penumpukan jemaah di satu titik. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim menyampaikan bahwa seluruh skenario pergerakan jemaah telah disusun secara ketat, mulai dari proses keberangkatan dari hotel menuju Arafah pada 8 Dzulhijjah hingga pergerakan lanjutan ke Muzdalifah dan Mina. Pengaturan ini dilakukan untuk mencegah kepadatan baik di hotel maupun di jalur pergerakan jemaah.
Armuzna Dipastikan Tertib, Penempatan Tenda Jemaah Diperketat hingga Sistem By Name
KONTAN.CO.ID – MAKKAH. Pemerintah memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026, khususnya pada fase Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), berjalan dengan lebih tertib dan terencana. Salah satu fokus utama adalah memastikan kesiapan tenda yang sudah diberi penandaan kloter hingga berbasis by name, sehingga tidak terjadi penumpukan jemaah di satu titik. Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim menyampaikan bahwa seluruh skenario pergerakan jemaah telah disusun secara ketat, mulai dari proses keberangkatan dari hotel menuju Arafah pada 8 Dzulhijjah hingga pergerakan lanjutan ke Muzdalifah dan Mina. Pengaturan ini dilakukan untuk mencegah kepadatan baik di hotel maupun di jalur pergerakan jemaah.
TAG: