Artajasa sediakan 3.000 EDC untuk Adira



JAKARTA. Bisnis pengadaan (outsourcing) alat pembayaran elektronik milik PT Artajasa Pembayaran Elektronis semakin berkembang. Perusahaan yang dikenalsebagai penyedia terminal anjungan tunai mandiri (ATM) ini mulai menggaet perusahaan-perusahaan keuangan nonbank. Salah satunya, PT Adira Finance.Sejak tahun 2009, Artajasa menyediakan terminal electronic data capture (EDC) nirkabel untuk kegiatan penagihan (collecting) cicilan kredit kendaraan bermotor dari para nasabah Adira Finance. Menurut Arya Damar, Direktur Utama Artajasa, jumlah EDC Artajasa yang digunakan oleh Adira Finance telah mencapai 3.000 unit."Nasabah yang ingin membayar tagihan tidak perlu datang ke kantor cabang Adira atau ke ATM," ujar Arya, belum lama ini. Caranya, petugas penagih dari Adira datang kepada para nasabah untuk menarik pembayaran secara tunai. Kemudian, kartu Adira Membership digesek pada mesin EDC dan nasabah mendapatkan bukti pembayaran.Anthoni Morris, Vice President Business Artajasa, menambahkan, nasabah Adira juga akan mendapatkan poin untuk setiap pembayaran cicilan secara elektronik tadi. Poin tersebut jika dikumpulkan dalam jumlah tertentu bisa ditukar dengan berbagai diskon atau potongan harga di sejumlah merchant yang menjadi mitra kartu Adira Membership.Saat ini, Artajasa juga memiliki kerjasama serupa dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Artajasa juga memberikan layanan pembayaran (payment) untuk sejumlah perusahaan pembiayaan (multifinance) untuk pembayaran cicilan kredit kendaraan bermotor melalui ATM. Antara lain, Adira Finance, WOM Finance, dan FIF.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Test Test