KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia mencatatkan bahwa tiket perjalanan kereta api jarak jauh sudah terjual 222.948 tiket untuk perjalanan hari ini (23/3/2026). VP Corporate Communication KAI, Anne Purba menyatakan bahwa penjualan tiket kereta api jarak jauh masih mengalami tren positif hingga saat ini. Dia menyebutkan bahwa ratusan ribu tiket yang terjual dijadwalkan berangkat dengan tingkat okupansi sementara mencapai 139,1%. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang terus berlangsung.
“Dalam satu perjalanan kereta api jarak jauh, satu kursi dapat digunakan oleh lebih dari satu pelanggan pada relasi yang berbeda. Skema ini memungkinkan jumlah pelanggan yang dilayani lebih besar dibandingkan jumlah kursi yang tersedia dalam satu lintas perjalanan,” ujar Anne Purba dalam keterangan tertulis, Senin (23/3/2026).
Baca Juga: Jasa Marga Beri Diskon 30% untuk Tarif Tol saat Arus Balik, Catat Tanggalnya Anne menjelaskan bahwa tingkat okupansi penjualan tiket masih akan terus terjadi. Bahkan diprediksi akan melampaui angka 100%, karena pola perjalanan yang dinamis dalam satu rangkaian. Sementara itu, PT KAI mencatatkan sejak pukul 09.00 WIB hari ini, tiket yang telah terjual mencapai 4.028.839 tiket atau 89,6% dari total 4.498.696 tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dan Kereta Api Lokal pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Kemudian, saat ini tiket penjualan kursi keberangkatan kereta api lokal dan jarak jauh masih tersedia sebanyak 469.857. Tiket bisa dimanfaatkan saat arus balik Lebaran. Anne bilang, penjualan tiket telah mencapai 3.507.988 tiket atau 98,2% dari total 3.571.760 tempat duduk yang disediakan. Artinya, masih tersedia 63.772 tempat duduk yang dapat dipesan masyarakat untuk perjalanan arus balik. Selanjutnya, penjualan tiket kereta api lokal tercatat sudah terjual sebanyak 520.851 tiket atau 56,2% dari total 926.936 tempat duduk yang tersedia. Dengan demikian, masih terdapat 406.085 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan pelanggan. Penjualan tiket KA Lokal umumnya akan terus meningkat mendekati tanggal keberangkatan karena sebagian besar layanan baru dapat dipesan mulai H-7.
Baca Juga: Harita Nickel (NCKL) Kucurkan Rp 22,1 Miliar untuk Proyek Obi Nickel TSF Selama periode Angkutan Lebaran, yaitu 11 hingga 22 Maret 2026, KAI telah melayani 2.131.656 pelanggan Kereta Api Jarak Jauh dan 387.852 pelanggan KA Lokal di Pulau Jawa dan Sumatra, atau total 2.519.508 pelanggan. Capaian ini menunjukkan mobilitas masyarakat yang terus meningkat dari hari ke hari.
Anne mengatakan bahwa volume pelanggan dan tingkat okupansi harian Kereta Api Jarak Jauh pada 11–22 Maret 2026 menunjukkan tren yang terus bergerak naik. Puncaknya terjadi pada 22 Maret 2026 dengan 242.773 pelanggan atau 150,7% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Adapun rincian penjualan sebagai berikut:
- 11 Maret: 101.617 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (63,7%)
- 12 Maret: 126.208 pelanggan dari 159.404 kapasitas tempat duduk (79,2%)
- 13 Maret: 165.675 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (101,4%)
- 14 Maret: 185.873 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (113,7%)
- 15 Maret: 180.836 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (110,6%)
- 16 Maret: 173.753 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (106,3%)
- 17 Maret: 191.413 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (117,1%)
- 18 Maret: 205.842 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (125,9%)
- 19 Maret: 196.324 pelanggan dari 163.432 kapasitas tempat duduk (120,1%)
- 20 Maret: 167.659 pelanggan dari 160.252 kapasitas tempat duduk (104,6%)
- 21 Maret: 193.583 pelanggan dari 161.100 kapasitas tempat duduk (120,2%)
- 22 Maret: 242.773 pelanggan dari 161.100 kapasitas tempat duduk (150,7%)
Anne juga mengungkap sejumlah kereta api dengan tingkat pemesanan tinggi selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kereta tersebut yakni KA Airlangga, KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Kahuripan, KA Rajabasa, dan KA Jayakarta. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News