KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Volume lalu lintas arus balik libur Idulfitri 1447 H/2026 M menuju wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan. PT Jasa Marga Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mencatat lonjakan kendaraan di sejumlah gerbang tol utama pada Kamis (26/3/2026).
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati mengungkapkan, total terdapat 171.651 kendaraan yang kembali menuju Jabodetabek. Angka ini naik 18,58% dibandingkan volume lalu lintas normal yang sebanyak 144.754 kendaraan.
Baca Juga: Menko Airlangga Akan Lapor Besaran Efisiensi Anggaran K/L ke Presiden Sore Ini "Total sebanyak 171.651 kendaraan atau meningkat 18,58% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 144.754 kendaraan transaksi yang kembali menuju Jabodetabek melalui empat Gerbang Tol (GT)," ujar Widiyatmiko dalam keterangan resminya, Jumat (27/3). Secara rinci, kenaikan paling mencolok terjadi di GT Cikunir 6 arah Jakarta yang melonjak 195,80% menjadi 18.520 kendaraan. Sementara itu, GT Halim mencatat 65.566 kendaraan (naik 12,38%), GT Cikupa 48.478 kendaraan (naik 4,15%), dan GT Ciawi 2 tercatat sebanyak 39.087 kendaraan atau naik 16,32% dari lalin normal. Kondisi serupa terjadi di wilayah Jawa Barat, di mana arus kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta mencapai 69.866 kendaraan. Angka tersebut tumbuh 21,90% dari kondisi normal. Sebaliknya, volume menuju Bandung justru melandai 2,57% atau sebanyak 65.709 kendaraan. Di GT Cileunyi, volume lalin menuju Jakarta atau Bandung naik 37,56% menjadi 39.213 kendaraan. Adapun di GT Pasteur, kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta tercatat sebanyak 30.653 kendaraan atau naik 6,40% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 28.808 kendaraan.
"Diimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan," tuturnya.
Baca Juga: Prabowo Bakal Bangun Hunian Layak di Kawasan Padat Penduduk Senen Jakarta Pusat Jasa Marga juga mengingatkan pengguna jalan untuk konsisten menggunakan satu kartu elektronik yang sama pada sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II. Kartu yang digunakan saat tapping di gerbang masuk harus sama dengan yang digunakan saat keluar agar transaksi berjalan lancar. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News