KONTAN.CO.ID - SAN FRANSISCO. Mitra usaha patungan baterai Ford Motor Co, SK Innovation Korea memperkirakan, industri kendaraan Amerika Serikat (AS) akan menghadapi kekurangan pasokan baterai hingga 2025. Dipicu waktu yang lama untuk membangun fasilitas produksi. Pasokan baterai yang terbatas untuk kendaraan listrik menjadi tantangan bagi pemerintahan Biden, di mana berambisi meningkatkan produksi kendaraan listrik (EV) dan mengurangi ketergantungan negara pada impor untuk sel baterai, komponen, dan bahan. "Kapasitas baterai AS saat ini jauh dari memenuhi permintaan. Membangun pabrik untuk memenuhi permintaan membutuhkan waktu 30 bulan, dan saya melihat kekurangan baterai berlanjut setidaknya hingga 2025," kata Chief Executive SK Innovation Kim Jun seperti dikutip dari Reuters, Selasa (5/10).
AS diprediksi menghadapi kekurangan pasokan baterai kendaraan listrik hingga 2025
KONTAN.CO.ID - SAN FRANSISCO. Mitra usaha patungan baterai Ford Motor Co, SK Innovation Korea memperkirakan, industri kendaraan Amerika Serikat (AS) akan menghadapi kekurangan pasokan baterai hingga 2025. Dipicu waktu yang lama untuk membangun fasilitas produksi. Pasokan baterai yang terbatas untuk kendaraan listrik menjadi tantangan bagi pemerintahan Biden, di mana berambisi meningkatkan produksi kendaraan listrik (EV) dan mengurangi ketergantungan negara pada impor untuk sel baterai, komponen, dan bahan. "Kapasitas baterai AS saat ini jauh dari memenuhi permintaan. Membangun pabrik untuk memenuhi permintaan membutuhkan waktu 30 bulan, dan saya melihat kekurangan baterai berlanjut setidaknya hingga 2025," kata Chief Executive SK Innovation Kim Jun seperti dikutip dari Reuters, Selasa (5/10).