KONTAN.CO.ID - Amerika Serikat (AS) mengekspor rata-rata 10,7 juta barel minyak per hari sepanjang 2025, mencakup minyak mentah dan produk minyak bumi. Dari seluruh tujuan ekspor tersebut, Belanda menjadi negara pengimpor minyak AS terbesar, dengan volume rata-rata 1,147 juta barel per hari. Meksiko berada tepat di belakang Belanda dengan 1,091 juta barel per hari. Sementara itu, Kanada, Korea Selatan, dan Jepang melengkapi lima besar negara tujuan ekspor minyak AS.
Baca Juga: Harga Minyak Berpotensi Makin Panas, Ini Peringatan CEO Chevron Daftar Negara Pengimpor Minyak Terbesar dari AS
Data berikut dilaporkan
U.S. Energy Information Administration (EIA) dan mencakup ekspor minyak mentah sekaligus produk petroleum. Berikut 15 negara dengan volume impor minyak dari AS terbesar sepanjang 2025:
| No. | Negara | Ekspor Minyak AS 2025 |
| 1 | Belanda | 1,147 juta barel/hari |
| 2 | Meksiko | 1,091 juta barel/hari |
| 3 | Kanada | 887.000 barel/hari |
| 4 | Korea Selatan | 705.000 barel/hari |
| 5 | Jepang | 677.000 barel/hari |
| 6 | China | 651.000 barel/hari |
| 7 | India | 606.000 barel/hari |
| 8 | Brasil | 363.000 barel/hari |
| 9 | Inggris | 339.000 barel/hari |
| 10 | Spanyol | 261.000 barel/hari |
| 11 | Taiwan | 225.000 barel/hari |
| 12 | Prancis | 194.000 barel/hari |
| 13 | Chile | 189.000 barel/hari |
| 14 | Singapura | 179.000 barel/hari |
| 15 | Ekuador | 172.000 barel/hari |
Lima negara teratas secara keseluruhan menerima sekitar 4,51 juta barel minyak AS per hari, atau sekitar 42% dari total ekspor minyak AS pada 2025.
Baca Juga: Inflasi AS Naik 3,4% pada Agustus (YoY), Peluang The Fed Naikkan Bunga Menguat Belanda Jadi Tujuan Ekspor Terbesar
Posisi Belanda sebagai pembeli terbesar minyak AS tidak terlepas dari peran Pelabuhan Rotterdam sebagai salah satu pusat perdagangan energi utama di Eropa. Rotterdam merupakan pelabuhan terbesar di Eropa dan menjadi pusat penting untuk bongkar muat, penyimpanan, pengolahan, serta distribusi minyak mentah dan produk petroleum. Mengutip
Visual Capitalist, minyak yang masuk ke Rotterdam dapat diproses di Belanda atau kembali dikirim ke negara lain di Eropa melalui jaringan pipa dan transportasi sungai, termasuk menuju Jerman dan kawasan Eropa barat laut lainnya. Melihat fakta itu, volume ekspor AS yang tercatat menuju Belanda tidak selalu berarti seluruh minyak tersebut dikonsumsi oleh pasar domestik Belanda. Sebagian dapat diteruskan ke negara lain.
Baca Juga: Inflasi AS di Atas Ekspektasi, Peluang The Fed Kerek Suku Bunga Kian Besar Hubungan Menarik Meksiko-AS
Meksiko mengekspor minyak mentah jenis berat dalam jumlah besar ke AS. Pada saat yang sama, Meksiko mengimpor produk minyak olahan dari AS, termasuk bensin dan solar. Pola perdagangan dua arah tersebut dipengaruhi oleh perbedaan kapasitas dan konfigurasi kilang di kedua negara. Kilang-kilang AS dapat mengolah minyak mentah berat dari Meksiko, sementara kilang di sepanjang Gulf Coast AS memasok bahan bakar yang belum dapat diproduksi Meksiko dalam jumlah yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan domestiknya.
Asia Menjadi Pasar Penting Minyak AS
Korea Selatan menjadi pembeli terbesar keempat dengan rata-rata 705.000 barel per hari, disusul Jepang sebesar 677.000 barel per hari. China dan India masing-masing menerima sekitar 651.000 barel dan 606.000 barel per hari. Kehadiran empat negara Asia tersebut di tujuh besar menunjukkan pentingnya kawasan Asia bagi ekspor energi AS.
Baca Juga: Harga Minyak Mendekati US$110, IEA Ungkap Ancaman Besar di Baliknya