KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pagar perdagangan Amerika Serikat (AS) kembali meninggi. Washington menetapkan bea masuk hingga lebih dari 170% terhadap produk sel dan panel surya asal India, Indonesia, dan Laos, mempertegas tekanan terhadap rantai pasok energi terbarukan Asia. Mengutip Reuters (13/9), Departemen Perdagangan AS menemukan produsen dari ketiga negara melakukan praktik dumping dan memperoleh subsidi pemerintah yang dinilai tidak adil. Atas temuan tersebut, AS menetapkan margin anti-dumping 123,04% untuk India, 94,36% untuk Indonesia, dan 65,43% untuk Laos. Tak berhenti di sana, AS juga mengenakan bea masuk imbalan atau countervailing duty. Tarifnya mencapai 126,09% untuk India, 73,2%–173,7% untuk Indonesia, serta 82,03%–153,67% untuk Laos.
AS Kenakan Tarif Tinggi Panel Surya Asia, Indonesia Dapat Tarif hingga 173%
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pagar perdagangan Amerika Serikat (AS) kembali meninggi. Washington menetapkan bea masuk hingga lebih dari 170% terhadap produk sel dan panel surya asal India, Indonesia, dan Laos, mempertegas tekanan terhadap rantai pasok energi terbarukan Asia. Mengutip Reuters (13/9), Departemen Perdagangan AS menemukan produsen dari ketiga negara melakukan praktik dumping dan memperoleh subsidi pemerintah yang dinilai tidak adil. Atas temuan tersebut, AS menetapkan margin anti-dumping 123,04% untuk India, 94,36% untuk Indonesia, dan 65,43% untuk Laos. Tak berhenti di sana, AS juga mengenakan bea masuk imbalan atau countervailing duty. Tarifnya mencapai 126,09% untuk India, 73,2%–173,7% untuk Indonesia, serta 82,03%–153,67% untuk Laos.
TAG: