AS Kirim Persenjataan ke Ukraina Untuk Redam Laju Invasi Rusia



KONTAN.CO.ID -  WASHINGTON. Amerika Serikat (AS) berupaya membantu Ukraina memperkuat pertahanan-nya dengan mengirim persenjataan baru, yang diharapkan dapat membantu membangun kembali dan merevitalisasi pasukan Ukraina pasca-kekurangan bantuan AS. 

Namun, diprediksi bahwa Kyiv tidak akan segera meluncurkan operasi ofensif besar-besaran terhadap pasukan Rusia dalam waktu dekat, menurut seorang pejabat pertahanan AS pada hari Kamis.

Pada hari Jumat, AS akan menjadi tuan rumah pertemuan virtual para donor bantuan internasional untuk Ukraina, beberapa hari setelah Kongres menyetujui paket bantuan senilai US$ 61 miliar untuk Ukraina setelah kebuntuan selama setengah tahun.


Baca Juga: Zelenskiy: 31.000 Tentara Ukraina Tewas Sejak Invasi Rusia

Pemerintahan Presiden Joe Biden dengan cepat mengumumkan pengiriman artileri, pertahanan udara, dan perangkat keras senilai US$ 1 miliar ke garis depan Ukraina.

Pejabat pertahanan Amerika, yang tidak ingin namanya disebutkan, menyatakan tujuannya adalah memungkinkan Ukraina agar pasukannya dapat mendapatkan kembali inisiatif tersebut. 

"Dalam beberapa bulan ke depan, Ukraina perlu melakukan pemulihan untuk menerima semua pasokan baru ini setelah kekurangan amunisi dan pasokan lainnya... dan memastikan bahwa mereka dapat mempertahankan posisi mereka," kata pejabat itu.

Baca Juga: AS Yakin Senjata Nuklir Ruang Angkasa Rusia Sedang Dikembangkan

"Saya tidak mengantisipasi serangan besar-besaran dalam waktu dekat," kata pejabat tersebut, sambil menyatakan optimisme bahwa Kyiv akan mampu mulai memberikan tekanan yang lebih besar terhadap pasukan Rusia, termasuk di Krimea yang diduduki Rusia.

Menghentikan Rusia

Moskow memiliki keunggulan di medan perang sejak merebut kota Avdiivka, sebuah benteng pertahanan lama di wilayah timur Donbas pada bulan Februari, dan pasukannya perlahan-lahan maju dengan menggunakan sejumlah besar pasukan dan artileri.

Rusia sekarang menyerang kota Chasiv Yar, yang terletak di dataran tinggi yang, jika direbut, akan membawa Moskow lebih dekat ke kota-kota Donbas lainnya yang dikuasai Kyiv, yaitu Kostiantynivka, Kramatorsk, dan Sloviansk.

Zelenskiy mengatakan bulan ini bahwa Rusia kini mampu menembakkan artileri 10 kali lebih banyak dibandingkan pasukan Ukraina. Jumlah pasukan Rusia melebihi pasukan Kyiv sebanyak 7-10 kali lipat di wilayah timur, kata seorang jenderal Ukraina bulan ini.

Baca Juga: Wah, AS Ancam Putus Akses Bank Asal China dari Sistem Keuangan Global

Pejabat AS telah menyatakan selama berbulan-bulan bahwa bantuan baru dari AS sangat penting, meskipun Ukraina mungkin memerlukan waktu untuk membangun kembali momentumnya.

Editor: Noverius Laoli