AS kirim pesawat pengintai, China: Setop provokasi telanjang!



KONTAN.CO.ID - HONG KONG. China mengajukan protes keras berupa "stern representation" kepada Amerika Serikat (AS), setelah sebuah pesawat pengintai U-2 AS terbang ke zona larangan terbang di atas latihan militer Tiongkok.

Mengutip Reuters, juru bicara Kementerian Pertahanan China, Selasa (25/8), mengatakan, China mendesak AS untuk segera menghentikan tindakan seperti itu, yang menurutnya adalah "provokasi telanjang".

Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) menggelar empat latihan militer di tiga wilayah laut utama Tiongkok  dalam beberapa hari ke depan, Global Times melaporkan.


Menurut pemberitahuan pembatasan navigasi yang Badan Keselamatan Maritim Guangzhou rilis Minggu (23/8), PLA akan mengadakan latihan militer di Laut China Selatan. Persisnya, di lepas pantai Tenggara Provinsi Guangdong, dari Senin (24/8) hingga Sabtu (29/8).

Baca Juga: Terus unjuk gigi, China gelar 4 latihan militer di 3 wilayah laut utama

Juga di Laut China Selatan, latihan militer akan berlangsung di perairan lepas pantai Tenggara Pulau Hainan, mulai Senin sampai Sabtu, Badan Keselamatan Maritim Hainan mengumumkan pada Jumat (21/8) pekan lalu.

Di Laut Kuning bagian Utara Taiwan dan Laut China Timur, PLA mengadakan latihan skala besar, dari Sabtu (22/8) hingga Rabu (226/8) di wilayah yang luas.

Latihan militer berlangsung di perairan Timur Qingdao, Provinsi Shandong, sampai Lianyungang, Provinsi Jiangsu, mengacu pemberitahuan PLA Unit 91208 dan Badan Keselamatan Maritim Qingdao pada Jumat (21/8).

Selain itu, latihan militer juga PLA gelar di Laut Bohai di daerah berbentuk kipas, mulai 24 Agustus hingga 30 September, Administrasi Keselamatan Maritim Tangshan mengumumkan pada Jumat (21/8).

Baca Juga: Buat jaga kapal induk, China bakal luncurkan kapal perusak siluman berpeluru kendali

Hanya, pengumuman tersebut tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai latihan militer PLA.

Editor: S.S. Kurniawan