KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Departemen Energi AS mengungkapkan, AS dan Arab Saudi telah mencapai kesepakatan tentang tenaga nuklir sipil. Sebuah kesepakatan yang memungkinkan kerajaan tersebut untuk membangun reaktor nuklir menggunakan teknologi Amerika dan untuk memperkaya uranium. Mengutip Reuters, Kamis (23/7/2026), kesepakatan nuklir sipil dengan Arab Saudi telah diupayakan selama bertahun-tahun, baik selama pemerintahan pertama Presiden Donald Trump maupun mantan Presiden Joe Biden. Tidak seperti rencana Biden, kesepakatan saat ini tidak mencakup protokol tambahan yang memungkinkan Badan Energi Atom Internasional PBB untuk melakukan inspeksi mendadak yang invasif. Kesepakatan itu juga akan memungkinkan Arab Saudi untuk memperkaya uranium dan mengolah kembali limbah nuklir, yang keduanya merupakan jalur potensial untuk membuat senjata nuklir.
AS Mengklaim Telah Mencapai Kesepakatan Nuklir dengan Arab Saudi
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Departemen Energi AS mengungkapkan, AS dan Arab Saudi telah mencapai kesepakatan tentang tenaga nuklir sipil. Sebuah kesepakatan yang memungkinkan kerajaan tersebut untuk membangun reaktor nuklir menggunakan teknologi Amerika dan untuk memperkaya uranium. Mengutip Reuters, Kamis (23/7/2026), kesepakatan nuklir sipil dengan Arab Saudi telah diupayakan selama bertahun-tahun, baik selama pemerintahan pertama Presiden Donald Trump maupun mantan Presiden Joe Biden. Tidak seperti rencana Biden, kesepakatan saat ini tidak mencakup protokol tambahan yang memungkinkan Badan Energi Atom Internasional PBB untuk melakukan inspeksi mendadak yang invasif. Kesepakatan itu juga akan memungkinkan Arab Saudi untuk memperkaya uranium dan mengolah kembali limbah nuklir, yang keduanya merupakan jalur potensial untuk membuat senjata nuklir.
TAG: