AS menyerang perwira militer Iran di Yaman, tapi gagal



KONTAN.CO.ID - WASHINGTON- Amerika Serikat (AS) melakukan operasi rahasia di Yaman yang menargetkan seorang pejabat militer Iran pekan lalu, tapi gagal. Dua pejabat AS mengatakan informasi rahasia itu kepada Reuters, Jumat, 10/1.

Pelaksanaan operasi itu dilakukan pada hari yang sama ketika drone AS membunuh komandan militer Iran Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak di Baghdad, kata si pejabat yang berbicara secara anonim.

Kesamaan waktu tersebut bisa menunjukkan bahwa AS telah berusaha memperluas pukulan terhadap Iran.


Pentagon menolak berkomentar tentang serangan yang gagal di Yaman yang pertama kali dilaporkan oleh Washington Post tersebut.

"Departemen Pertahanan tidak membahas dugaan operasi di kawasan itu," kata jurubicara Komandan Pentagon, Rebecca Rebarich.

Salah satu pejabat AS menyebut target orang yang menjadi sasaran itu adalah Abdul Reza Shahlai, seorang perwira senior di pasukan elit Pengawal Revolusi Quds, unit yang bertanggung jawab atas operasi asing yang telah dikepalai oleh Soleimani.

Departemen Keuangan AS mengatakan ia bermarkas di Yaman dan menuduhnya "memiliki sejarah panjang menargetkan Amerika dan sekutu AS secara global," termasuk membunuh pasukan koalisi pimpinan-AS di Irak.

Editor: Hasbi Maulana