KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pemerintah Amerika Serikat (AS) menilai lonjakan harga minyak hingga US$ 200 per barel kecil kemungkinan terjadi, meskipun konflik di Timur Tengah memicu gangguan pasokan dan ketegangan di jalur pelayaran utama minyak dunia. Menteri Energi AS, Chris Wright, mengatakan pemerintah saat ini lebih fokus pada operasi militer dan upaya menstabilkan situasi ketimbang berspekulasi mengenai lonjakan harga minyak yang ekstrem. “Saya kira kecil kemungkinan harga mencapai US$ 200 per barel. Saat ini fokus kami adalah pada operasi militer dan menyelesaikan masalah yang ada,” kata Wright dalam wawancara dengan CNN, Kamis (12/3/2026).
AS Sebut Kecil Kemungkinan Harga Minyak Tembus US$ 200 per Barel, Ini Penyebabnya
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Pemerintah Amerika Serikat (AS) menilai lonjakan harga minyak hingga US$ 200 per barel kecil kemungkinan terjadi, meskipun konflik di Timur Tengah memicu gangguan pasokan dan ketegangan di jalur pelayaran utama minyak dunia. Menteri Energi AS, Chris Wright, mengatakan pemerintah saat ini lebih fokus pada operasi militer dan upaya menstabilkan situasi ketimbang berspekulasi mengenai lonjakan harga minyak yang ekstrem. “Saya kira kecil kemungkinan harga mencapai US$ 200 per barel. Saat ini fokus kami adalah pada operasi militer dan menyelesaikan masalah yang ada,” kata Wright dalam wawancara dengan CNN, Kamis (12/3/2026).
TAG: