KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga minyak mentah WTI kembali melonjak dipengaruhi eskalasi di Timur Tengah. Mengutip Trading Economics Jumat (24/4/2026) pukul 14.30 WIB, harga minyak mentah WTI di level US$ 96,18 per barel, naik 16,31% dalam sepekan. Research & Development ICDX Girta Yoga mengatakan, harga minyak bergerak bullish didukung oleh sentimen dari meningkatnya sinyal ketegangan di Selat Hormuz dan serangan intens via udara di Iran. Meski demikian, perpanjangan gencatan senjata Lebanon - Israel membatasi pergerakan harga lebih lanjut. “Presiden AS Donald Trump mengatakan telah memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menembak dan membunuh kapal-kapal Iran yang memasang ranjau di Selat Hormuz. Militer AS akan meningkatkan upayanya untuk menghilangkan bahan peledak dari jalur air strategis tersebut,” jelas Yoga saat dikonfirmasi Kontan, Jumat (24/4/2026).
AS Tingkatkan Ancaman Terhadap Kapal Iran, Begini Prospek Harga Minyak Mentah
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga minyak mentah WTI kembali melonjak dipengaruhi eskalasi di Timur Tengah. Mengutip Trading Economics Jumat (24/4/2026) pukul 14.30 WIB, harga minyak mentah WTI di level US$ 96,18 per barel, naik 16,31% dalam sepekan. Research & Development ICDX Girta Yoga mengatakan, harga minyak bergerak bullish didukung oleh sentimen dari meningkatnya sinyal ketegangan di Selat Hormuz dan serangan intens via udara di Iran. Meski demikian, perpanjangan gencatan senjata Lebanon - Israel membatasi pergerakan harga lebih lanjut. “Presiden AS Donald Trump mengatakan telah memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menembak dan membunuh kapal-kapal Iran yang memasang ranjau di Selat Hormuz. Militer AS akan meningkatkan upayanya untuk menghilangkan bahan peledak dari jalur air strategis tersebut,” jelas Yoga saat dikonfirmasi Kontan, Jumat (24/4/2026).