KONTAN.CO.ID - Tim nasional sepak bola Iran akan menginap di Meksiko dan melakukan perjalanan ke Amerika Serikat pada hari pertandingan mereka di Piala Dunia setelah Washington menolak menjadi tempat tinggal skuad Iran selama turnamen berlangsung. Hal tersebut disampaikan Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Senin (25/5/2026).
Reuters melaporkan, Sheinbaum mengatakan FIFA mendekati pemerintahannya setelah otoritas AS menyatakan tidak ingin Iran tinggal di negara tersebut sepanjang kompetisi Piala Dunia yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli, meskipun Iran dijadwalkan memainkan tiga pertandingan Grup G di wilayah AS. "Kami tidak memiliki alasan untuk menolak kemungkinan mereka tinggal di Meksiko," ujar Sheinbaum dalam konferensi pers hariannya.
Iran dijadwalkan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni, Belgia di Los Angeles pada 21 Juni, dan Mesir di Seattle pada 26 Juni. Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar. Presiden AS Donald Trump pada Maret lalu mengatakan Iran dipersilakan berpartisipasi di Piala Dunia, tetapi ia menilai tidak tepat jika tim Iran berada di Amerika Serikat "demi keselamatan dan keamanan mereka sendiri." Ketua Federasi Sepak Bola Iran Mehdi Taj pada Sabtu mengatakan markas tim akan dipindahkan dari Arizona ke kota perbatasan Meksiko, Tijuana, selama turnamen berlangsung. FIFA mengonfirmasi perpindahan tersebut pada Senin. Taj menambahkan langkah itu juga membantu menghindari komplikasi terkait visa serta memungkinkan penerbangan langsung Iran Air ke Meksiko.
Baca Juga: Negosiasi Damai Iran-AS Menguat, Pembukaan Selat Hormuz Jadi Kunci Rencana Iran di Piala Dunia telah menjadi sorotan sejak akhir Februari, ketika Amerika Serikat bergabung dengan Israel dalam serangan terhadap Iran yang memicu perang dan menimbulkan keraguan apakah Teheran akan mengirim timnya bermain di salah satu negara tuan rumah. Pada Maret, Taj mengatakan Iran berdiskusi dengan FIFA terkait kemungkinan memindahkan laga fase grup ke Meksiko dengan alasan keamanan, dan Sheinbaum menyatakan Meksiko terbuka untuk menjadi tuan rumah. Namun FIFA mempertahankan jadwal pertandingan tanpa perubahan. Ketidakpastian tersebut memicu spekulasi lebih luas mengenai posisi Iran di turnamen. Pada April, utusan Trump untuk kemitraan global, Paolo Zampolli, sempat mengusulkan Italia menggantikan Iran, namun usulan itu ditanggapi dingin oleh pejabat Italia dan FIFA.
Iran lolos ke Piala Dunia untuk keempat kalinya secara beruntun setelah menjadi juara grup pada putaran ketiga kualifikasi Asia tahun lalu.
Tonton: Kapal China dan Taiwan Saling Hadang di Laut China Selatan Judul Tabel 1: Jadwal Pertandingan Iran di Fase Grup Piala Dunia 2026
| Tanggal | Lawan | Lokasi |
| 15 Juni 2026 | Selandia Baru | Los Angeles |
| 21 Juni 2026 | Belgia | Los Angeles |
| 26 Juni 2026 | Mesir | Seattle |
Judul Tabel 2: Alasan Iran Bermarkas di Meksiko Selama Piala Dunia
| Faktor | Penjelasan |
| Penolakan AS | AS tidak ingin Iran tinggal selama turnamen |
| Faktor Keamanan | Kekhawatiran terhadap keselamatan tim Iran |
| Kendala Visa | Menghindari komplikasi administrasi visa |
| Akses Penerbangan | Memungkinkan penerbangan langsung Iran Air ke Meksiko |