Asabri berharap ada penyesuaian iuran peserta



JAKARTA. Lembaga asuransi sosial dan dana pensiun milik pemerintah PT Asabri mengharapkan adanya kenaikan nilai iuran peserta. Hal ini untuk mengimbangi kenaikan manfaat yang diberikan kepada peserta.

Direktur Utama Asabri Sonny Widjaja menyebut, selama ini perolehan dari hasil investasi memang menjadi andalan perusahaan ini. Soalnya besaran klaim dan manfaat secara bertahap mengalami kenaikan. "Sedangkan dari sisi iuran tidak ada perubahan sejak beberapa tahun terakhir," ujarnya, Senin (5/12).

Untuk Tunjangan Hari Tua (THT) besaran iurannya sebesar 3,25% dari gaji pokok. Sementara untuk progam pensiun besarannya mencapai 4,75%. "Kami sedang berupaya mengusulkan agar ada penyesuaian iuran premi ini," ungkapnya.


Direktur Asabri Adiyatma bilang, rasio klaim Asabri tiap tahun cukup besar yakni di atas 88%. Terlebih sejak adanya kenaikan nilai manfaat sejak tahun lalu, seperti manfaat kematian selain karena serangan musuh yang mencapai Rp 275 juta dari sebelumnya Rp 100 juta.

Jumlah peserta aktif Asabri saat ini sendiri mencapai 890.000 orang terdiri dari militer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemenkumham. Sementara jumlah peserta pensiunan mencapai 360.000 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini