KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia atau ASABRI (Persero) mencatat perolehan laba yang menggembirakan pada 2025. Direktur Utama PT ASABRI Jeffry Haryadi Manullang menerangkan laba bersih pada 2025 mencapai Rp 713,72 miliar. "Nilainya meningkat 158,97%, jika dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp 275,60 miliar," katanya dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi VI DPR RI, Rabu (8/7).
Jeffry menerangkan laba komprehensif yang dibukukan ASABRI mencapai Rp 529,94 miliar pada 2025. Nilainya meningkat 222,02%, jika dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 164,57 miliar.
Baca Juga: OJK Restui Penggabungan Delapan BPR ke BPR Pusaka Dana Dia menjelaskan kenaikan dari hasil kinerja keuangan itu salah satunya dikontribusikan hasil investasi yang cukup kompetitif, ditopang kondisi pasar modal yang mendukung. Adapun ASABRI membukukan hasil investasi sebesar Rp 985,03 miliar pada 2025. Nilainya meningkat 56,82%, jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 628,13 miliar. Tercatat,
Yield on Investment (YoI) yang dibukukan sebesar 7,43%, atau meningkat 49,28% dari capaian pada 2024 yang sebesar 4,94%. Selain itu, Jeffrey menyebut kinerja positif itu juga dipicu adanya penerapan ketentuan dari Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 109. Meski demikian, dominasinya diberikan oleh kinerja investasi dan situasi pasar modal.
Baca Juga: PT TASPEN Beberkan 4 Isu Krusial Terkait Keberlanjutan Program Sementara itu, Jeffrey menerangkan ASABRI mencatat pertumbuhan aset 12,23% secara
Year on Year (YoY) menjadi sebesar Rp 55,97 triliun pada 2025. Kenaikan aset tersebut utamanya berasal dari kenaikan aset Akumulasi Iuran Pensiun (AIP) sebesar Rp 5 triliun. Adapun ekuitas dari tahun sebelumnya minus Rp 894 triliun, kemudian minusnya berkurang menjadi minus Rp 363 miliar pada 2025. Dia bilang solvabilitas meningkat 157,97% YoY, menjadi 321,12% pada 2025. ASABRI juga mencatat, pendapatan asuransi bersih minus Rp 310 miliar pada 2025, atau menurun 87,47% secara YoY. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News