Asahimas Flat (AMFG) Kucurkan Investasi US$ 24,27 Juta untuk Perbaikan Berkala



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten kaca, PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) menyatakan telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan perusahaan asal Jepang AGC Technology Solutions Co., Ltd., Jepang (ATSC) dan AGC Inc., Jepang (AGC).

Sekretaris Perusahaan Asahimas Flat Glass Christoforus menjelaskan kerjasama ini dilakukan untuk melakukan perbaikan berkala pada tungku alias cold repair di pabrik Sidoarjo, Jawa Timur, yang akan dilakukan pada 2024.

"Kerjasama ini dilakukan untuk melakukan perbaikan berkala pada tungku atau cold repair di pabrik Sidoarjo, Jawa Timur, yang akan dilakukan pada 2024. Total biaya diperkirakan sebesar US$ 24,27 juta sesuai dengan Surat Keterbukaan Informasi kepada OJK pada tanggal 28 Februari 2023," urainya kepada Kontan, Rabu (28/2). 


AMFG melanjutkan, dalam mengevaluasi prospek kinerja AMFG untuk tahun 2024, terdapat beberapa faktor yang dipertimbangkan oleh perusahaan. 

Baca Juga: Asahimas Flat Glass (AMFG) Optimistis Kinerja 2024 Membaik

AMFG menilai industri kaca mungkin akan mengalami pertumbuhan yang lebih baik jika terjadi peningkatan aktivitas di sektor properti, otomotif, dan industri lain yang menggunakan kaca sebagai bahan baku utama. 

Namun, kondisi permintaan diprediksi akan tetap relatif stabil, hampir sejalan dengan kondisi pada tahun 2023. Faktor-faktor seperti perlambatan ekonomi global dan dampak dari ketegangan geopolitik dapat mempengaruhi proyeksi kinerja industri ini.

Untuk AMFG, proyeksi kinerja tahun 2024 mungkin akan dipengaruhi oleh sejumlah variabel kunci, yang meliputi efisiensi operasional, inovasi produk, serta kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pasar dan kondisi eksternal. Faktor-faktor ini termasuk potensi kemunculan pesaing baru dan dampak dari berakhirnya pemberlakuan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) pada tahun yang sama.

"Oleh karena itu, sementara industri kaca secara keseluruhan mungkin tidak mengalami perubahan dramatis dari tahun sebelumnya, strategi dan kinerja internal Perseroan akan menjadi faktor penentu dalam mencapai target pertumbuhan yang telah ditetapkan," ujarnya.

Pada tahun ini, AMFG berharap pendapatan dan laba akan tetap tumbuh meskipun melakukan perbaikan berkala pada salah satu tungku produksi kaca di Sidoarjo. 

Baca Juga: Penjualan Asahimas Flat Glass (AMFG) Naik 7,72%, Tapi Laba Turun 17,02% di semester I

Meskipun proyek ini memerlukan biaya yang cukup besar, pihaknya tetap optimis dapat mencapai target pertumbuhan yang ditetapkan untuk tahun ini. 

"Meskipun begitu, detail spesifik mengenai target pertumbuhan pendapatan dan laba kami tidak dapat kami sampaikan saat ini karena kami masih dalam proses evaluasi internal dan penyesuaian terhadap dinamika pasar yang terus berubah," kata dia.

Asal tahu saja, sepanjang Januari-September 2023, AMFG membukukan kenaikan penjualan neto 7,02% secara year on year (YoY) menjadi Rp 4,42 triliun. Namun, pada saat yang sama laba bersih tahun berjalan AMFG berkurang 11,23% YoY menjadi Rp 478,84 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi