JAKARTA. Saat pertumbuhan ekonomi melambat, produsen rokok masih mampu mendongkrak penjualan. Seperti yang dilakukan PT Bentoel Internasional Investama Tbk yang berhasil mengepulkan kenaikan penjualan sepanjang tahun 2015. Emiten berkode saham RMBA tersebut mencatat kenaikan 16% menjadi Rp 16,81 triliun di 2015, ketimbang penjualan periode yang sama tahun 2014 senilai Rp 14,07 triliun. Presiden Direktur PT Bentoel Internasional Tbk Jason Fitzgerald Murphy mengatakan, penjualan rokok Dunhill Fine Cut Filter menjadi pendorong penjualan dengan kontribusi hampir sepertiga penjualan atau Rp 5,6 triliun dengan jumlah 7,4 miliar batang.
Asap Bentoel masih membumbung
JAKARTA. Saat pertumbuhan ekonomi melambat, produsen rokok masih mampu mendongkrak penjualan. Seperti yang dilakukan PT Bentoel Internasional Investama Tbk yang berhasil mengepulkan kenaikan penjualan sepanjang tahun 2015. Emiten berkode saham RMBA tersebut mencatat kenaikan 16% menjadi Rp 16,81 triliun di 2015, ketimbang penjualan periode yang sama tahun 2014 senilai Rp 14,07 triliun. Presiden Direktur PT Bentoel Internasional Tbk Jason Fitzgerald Murphy mengatakan, penjualan rokok Dunhill Fine Cut Filter menjadi pendorong penjualan dengan kontribusi hampir sepertiga penjualan atau Rp 5,6 triliun dengan jumlah 7,4 miliar batang.