SURABAYA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan sejumlah langkah untuk mendorong pertumbuhan perbankan syariah. Seperti penyederhanaan perizinan dan pelaporan produk perbankan syariah, merelaksasi aturan gadai emas, hingga penyederhanaan pembukaan jaringan kantor dan mendorong office channeling. Pelonggaran sejumlah aturan ini disambut positif pelaku bisnis perbankan syariah. Ketua Asosiasi Bank-bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Jawa Timur, Ersyam Fansuri mengatakan, dengan dimudahkannya pembukaan cabang, maka bank syariah bisa dengan cepat melakukan ekspansi, tak hanya ke kota-kota besar tetapi juga hingga ke daerah. “Masuk ke daerah itu bisa menekan bagi hasil syariah, karena biaya dana di daerah lebih murah dibanding di kota besar,” ujarnya saat di temui di pembukaan Sharia Fair di Empire Palace Surabaya, Kamis (29/10).
Asbisindo ingin kebijakan syariah seperti Malaysia
SURABAYA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan sejumlah langkah untuk mendorong pertumbuhan perbankan syariah. Seperti penyederhanaan perizinan dan pelaporan produk perbankan syariah, merelaksasi aturan gadai emas, hingga penyederhanaan pembukaan jaringan kantor dan mendorong office channeling. Pelonggaran sejumlah aturan ini disambut positif pelaku bisnis perbankan syariah. Ketua Asosiasi Bank-bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Jawa Timur, Ersyam Fansuri mengatakan, dengan dimudahkannya pembukaan cabang, maka bank syariah bisa dengan cepat melakukan ekspansi, tak hanya ke kota-kota besar tetapi juga hingga ke daerah. “Masuk ke daerah itu bisa menekan bagi hasil syariah, karena biaya dana di daerah lebih murah dibanding di kota besar,” ujarnya saat di temui di pembukaan Sharia Fair di Empire Palace Surabaya, Kamis (29/10).