KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperketat kesiapan layanan penyeberangan, terutama di lintasan Merak–Bakauheni gun amengantisipasi lonjakan mobilitas selama libur sekolah, Penguatan difokuskan pada optimalisasi armada, peningkatan kualitas layanan, dan penegakan standar keselamatan. Sebagai penghubung utama antarpulau, ASDP memastikan seluruh lini operasional berada dalam kondisi prima untuk mengakomodasi peningkatan volume kendaraan dan penumpang selama musim liburan. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jasa tetap menjadi prioritas utama perusahaan. "Keselamatan menjadi fondasi utama dalam setiap aspek operasional. Karena itu, kami memastikan armada, fasilitas, dan personel siap memberikan layanan optimal selama periode libur sekolah," ujar Heru dalam keterangannya, Senin (16/62026).
Untuk mengantisipasi lonjakan trafik, ASDP memperkuat kesiapan armada dan pelabuhan, meningkatkan kesiapan personel operasional dan layanan pelanggan, memperbaiki akses informasi perjalanan, mempercepat penanganan keluhan, serta mempererat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran arus kendaraan dan penumpang.
Baca Juga: Jaga Ekosistem Laut, ASDP Angkut 13 Ton Sampah Di sisi layanan, kata Heru, ASDP terus meningkatkan kenyamanan pengguna jasa melalui berbagai fasilitas pendukung di pelabuhan, mulai dari ruang tunggu ber-AC, charging station, kursi pijat, hingga fasilitas ibadah dan tenant makanan-minuman. Selain itu, Sekretaris Perusahaan ASDP, Windy Andale, mengatakan pihaknya juga mendukung program stimulus ekonomi pemerintah melalui diskon tarif jasa pelabuhan hingga 100%, setara rata-rata 21,9% dari total tarif tiket penyeberangan. Insentif tersebut berlaku bagi penumpang pejalan kaki, kendaraan Golongan II, dan Golongan IVA di tujuh lintasan penyeberangan, termasuk Merak–Bakauheni untuk layanan reguler dan ekspres. "Pemesanan tiket tarif diskon telah dibuka sejak 6 Juni 2026 untuk perjalanan periode 20 Juni–5 Juli 2026," ujar Windy.
Baca Juga: ASDP Catat Lonjakan Trafik Penyeberangan Ferry Untuk lintasan Merak–Bakauheni, ASDP memberikan potongan tarif yang cukup signifikan baik pada layanan ekspres maupun reguler. Pada layanan ekspres, tarif penumpang turun dari Rp 84.800 menjadi Rp 44.000, sementara tarif kendaraan Golongan II berkurang dari Rp 129.677 menjadi Rp 83.616. Adapun tarif kendaraan Golongan IVA dipangkas dari Rp 749.128 menjadi Rp 550.937. Sementara itu, pada layanan reguler, tarif penumpang turun dari Rp 22.700 menjadi Rp 18.100. Tarif kendaraan Golongan II juga mengalami penurunan dari Rp 62.100 menjadi Rp 46.400, sedangkan tarif kendaraan Golongan IVA berkurang dari Rp 481.800 menjadi Rp 431.200. ASDP juga mengoptimalkan platform digital Ferizy sebagai kanal resmi pemesanan tiket. Masyarakat diimbau membeli tiket lebih awal serta memastikan kesesuaian data identitas dan dokumen kendaraan guna mempercepat proses verifikasi di pelabuhan.
Dari sisi keselamatan, ASDP mendukung penuh uji petik kelaiklautan kapal yang dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama Marine Inspector KSOP Kelas I Banten di Pelabuhan Merak pada 10–12 Juni 2026. KMP Legundi menjadi salah satu armada yang menjalani pemeriksaan guna memastikan kesiapan angkutan libur sekolah. Menurut Windy, keselamatan tetap menjadi fondasi utama layanan penyeberangan. Karena itu, seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan akan ditindaklanjuti secara cepat sesuai ketentuan. Sejalan dengan itu, Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, menegaskan uji petik merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh armada memenuhi standar keselamatan dan kelaiklautan menjelang lonjakan mobilitas selama libur sekolah. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News