KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Asei Indonesia menilai kondisi inflasi biaya baik kenaikan harga barang dan jasa, hingga volatilitas nilai tukar Rupiah berpotensi meningkatkan nilai klaim pada risiko-risiko tertentu. Direktur Utama Asuransi Asei Dody Dalimunthe mengatakan kondisi tersebut dapat meningkatkan nilai klaim pada risiko-risiko tertentu, khususnya ketika biaya perbaikan, penggantian barang, konstruksi, suku cadang, maupun komponen yang memiliki kandungan impor mengalami kenaikan. "Misalnya, pelemahan Rupiah dapat meningkatkan nilai indemnity dalam Rupiah apabila objek klaim atau biaya pemulihannya memiliki eksposur terhadap valuta asing," ungkapnya kepada Kontan, Senin (31/8/2026).
Asei Waspadai Dampak Inflasi dan Rupiah terhadap Nilai Klaim Asuransi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Asei Indonesia menilai kondisi inflasi biaya baik kenaikan harga barang dan jasa, hingga volatilitas nilai tukar Rupiah berpotensi meningkatkan nilai klaim pada risiko-risiko tertentu. Direktur Utama Asuransi Asei Dody Dalimunthe mengatakan kondisi tersebut dapat meningkatkan nilai klaim pada risiko-risiko tertentu, khususnya ketika biaya perbaikan, penggantian barang, konstruksi, suku cadang, maupun komponen yang memiliki kandungan impor mengalami kenaikan. "Misalnya, pelemahan Rupiah dapat meningkatkan nilai indemnity dalam Rupiah apabila objek klaim atau biaya pemulihannya memiliki eksposur terhadap valuta asing," ungkapnya kepada Kontan, Senin (31/8/2026).