Aset Asuransi Komersial Capai Rp 995,19 Triliun per Januari 2026, Tumbuh 7,48%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset asuransi komersial mencapai Rp 995,19 triliun per Januari 2026 atau tumbuh 7,48% secara tahunan (year on year/YoY).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, secara umum kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun tetap stabil dan ditopang oleh tingkat solvabilitas agregat yang tinggi.

Dari sisi kinerja usaha, akumulasi pendapatan premi asuransi komersial pada Januari 2026 tercatat sebesar Rp 36,38 triliun atau tumbuh 4,67% YoY.


Baca Juga: Aset Industri Asuransi Tumbuh 5,96% per Januari 2026, Capai Rp 1.214,82 Triliun

Capaian tersebut merupakan akumulasi premi dari asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi.

Secara rinci, pendapatan premi asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 17,97 triliun atau terkontraksi 6,15% YoY. Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi mencatatkan pertumbuhan sebesar 17,92% YoY dengan nilai Rp 18,42 triliun. 

Ogi juga menegaskan permodalan industri asuransi komersial tetap berada dalam kondisi solid.

Risk Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa secara agregat tercatat sebesar 478,06%, sedangkan RBC asuransi umum dan reasuransi berada di level 323,47%.

Baca Juga: OJK Proyeksi Aset Asuransi Bisa Tumbuh 5%-7% pada 2026, Ini Kata AXA Mandiri

“RBC tersebut masih jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%,” ujar Ogi dalam paparan RDKB OJK, Senin (3/3/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News