Aset Asuransi Komersial Tumbuh 4,045%, Capai Rp 977,81 Triliun per Mei 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri asuransi komersial mencapai Rp 977,81 triliun per Mei 2026. Nilai tersebut meningkat 4,05% secara tahunan (year on year/YoY).

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, secara umum kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) masih stabil dan terjaga, didukung oleh kondisi permodalan yang tetap kuat.

“Dari sisi perasuransian, aset industri perasuransi pada Mei 2026 mencapai Rp 1.197,04 triliun atau tumbuh 2,87% secara tahunan," ujar Ogi dalam konferensi pers RDKB OJK, Selasa (7/7/2026).


Baca Juga: Klaim Asuransi Komersial Naik 11,12% di Tengah Perlambatan Pendapatan Premi

Sementara itu, kinerja industri asuransi komersial dari sisi pendapatan premi mulai mencatatkan pertumbuhan. Akumulasi premi hingga Mei 2026 mencapai Rp 139,54 triliun atau meningkat 0,67% YoY.

Pertumbuhan premi tersebut ditopang oleh lini bisnis asuransi jiwa yang mencatat kenaikan 5,87% YoY menjadi Rp 76,79 triliun. Sebaliknya, premi asuransi umum dan reasuransi masih mengalami kontraksi sebesar 5,03% YoY menjadi Rp 62,76 triliun.

Dari sisi permodalan, industri asuransi komersial masih berada dalam kondisi yang kuat. Ogi mencatat risk based capital (RBC) asuransi jiwa berada pada level 481,20%, sedangkan RBC asuransi umum dan reasuransi sebesar 319,12%.

“RBC tersebut masih berada jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%,” lanjutnya.

Adapun total aset industri asuransi secara keseluruhan yang mencakup asuransi komersial dan nonkomersial tercatat sebesar Rp 1.197,04 triliun per Mei 2026 atau tumbuh 2,87% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Aset Asuransi Komersial Tumbuh 4,65% Jadi Rp 984,2 Triliun per April 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News