Aset Asuransi Komersial Tumbuh 5,64% per Maret 2026, Capai Rp 977,53 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset asuransi komersial mencapai Rp 977,53 triliun per Maret 2026 atau tumbuh 5,64% secara tahunan

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, secara umum kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) tetap stabil dan ditopang oleh tingkat solvabilitas yang memadai.

Dari sisi kinerja usaha, akumulasi pendapatan premi asuransi komersial hingga Maret 2026 tercatat sebesar Rp 88,36 triliun atau tumbuh 0,74% YoY. Capaian tersebut merupakan akumulasi premi dari asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi.


Baca Juga: Bank Neo Commerce (BBYB) Putuskan Tak Bagi Dividen Tahun 2025, Ini Alasannya

Secara rinci, premi asuransi jiwa tercatat sebesar Rp 47,12 triliun atau terkontraksi 0,14% YoY. Sementara itu, premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 1,77% YoY menjadi Rp 41,24 triliun.

Ogi juga menyampaikan permodalan industri asuransi komersial tetap solid. Risk based capital (RBC) industri asuransi jiwa secara agregat tercatat sebesar 474,26%, sedangkan RBC asuransi umum dan reasuransi berada di level 316,32%.

“RBC tersebut masih jauh di atas ambang batas minimum sebesar 120%,” papar Ogi dalam RDKB OJK, Selasa (5/5/2026).

Sebagai informasi, secara total OJK mencatat aset industri asuransi per Maret 2026 mencapai sebesar Rp 1.195,75 triliun atau tumbuh 4,38% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News