Aset Dana Pensiun Tembus Rp 1.686 Triliun Awal 2026, Tumbuh Dua Digit



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja industri dana pensiun masih mencatatkan pertumbuhan pada awal 2026. Pertumbuhan ini tercermin dari peningkatan total aset dana pensiun yang masih tumbuh dua digit secara tahunan.

Berdasarkan data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total aset dana pensiun mencapai Rp 1.686,11 triliun per Januari 2026. Nilai tersebut tumbuh 11,21% secara tahunan (year on year/YoY).

Dana pensiun ini mencakup program pensiun sukarela serta program pensiun wajib yang dikelola oleh sejumlah lembaga, termasuk program jaminan hari tua dan jaminan pensiun.


Baca Juga: Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan Pembiayaan Emas di Bank Syariah

Secara rinci, dari sisi program pensiun sukarela, total aset tercatat sebesar Rp 412,29 triliun pada Januari 2026 atau tumbuh 7,62% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, aset program pensiun wajib yang terdiri dari program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun bagi aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri mencapai Rp 1.273,82 triliun atau tumbuh 12,42% YoY.

Baca Juga: Bisnis Emas Pegadaian Moncer, Total Kelolaan Tembus 141 Ton

Secara total, jumlah peserta dana pensiun hingga Januari 2026 tercatat mencapai 29,85 juta orang. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 28,77 juta orang.

Sebagai informasi, secara keseluruhan total aset industri perasuransian mencapai Rp 1.214,82 triliun per Januari 2026 atau tumbuh 5,96% YoY dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News