KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sempat memproyeksikan pertumbuhan aset program perasuransian sebesar 5%–7% untuk 2026, lalu disesuaikan menjadi 2%-4%. Berdasarkan data OJK, pertumbuhan aset program perasuransian sebesar 0,98% Year on Year (YoY) dengan nilai mencapai Rp 1.192,84 triliun per September 2026. Artinya, realisasi tersebut masih di bawah target OJK. Untuk menjaga pertumbuhan aset hingga akhir tahun, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan industri perlu memperkuat bisnis inti melalui pengembangan produk dan kanal distribusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, meningkatkan kualitas layanan, serta menjaga kepercayaan pemegang polis.
Aset Diproyeksi Tumbuh 2%-4% pada 2026, OJK Dorong Perasuransian Lakukan Upaya Ini
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sempat memproyeksikan pertumbuhan aset program perasuransian sebesar 5%–7% untuk 2026, lalu disesuaikan menjadi 2%-4%. Berdasarkan data OJK, pertumbuhan aset program perasuransian sebesar 0,98% Year on Year (YoY) dengan nilai mencapai Rp 1.192,84 triliun per September 2026. Artinya, realisasi tersebut masih di bawah target OJK. Untuk menjaga pertumbuhan aset hingga akhir tahun, Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan industri perlu memperkuat bisnis inti melalui pengembangan produk dan kanal distribusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, meningkatkan kualitas layanan, serta menjaga kepercayaan pemegang polis.
TAG: