Aset Industri Asuransi Tumbuh 6,80% per Februari 2026, Capai Rp 1.219,35 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) per Februari 2026 tetap stabil dengan pertumbuhan aset yang terjaga.​

Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan, aset industri asuransi per Februari 2026 tercatat mencapai Rp 1.219,35 triliun atau tumbuh 6,80% secara tahunan (year on year/YoY).

Ia menyebut, secara umum kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun tetap stabil dan ditopang oleh tingkat solvabilitas agregat yang tinggi.


“Sejalan dengan kondisi tersebut, OJK terus mendorong optimalisasi peran serta peningkatan kinerja industri PPDP dengan tetap memperkuat ketahanan sektor dalam menghadapi dinamika perekonomian global dan domestik,” ujarnya dalam paparan RDKB OJK, Senin (6/4/2026).

Baca Juga: Ada 10 Fintech P2P Lending Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Rp 12,5 Miliar

Dari sisi asuransi komersial, total aset tercatat sebesar Rp 999,15 triliun atau naik 8,57% YoY. Sementara itu, akumulasi pendapatan premi pada Februari 2026 mencapai Rp 62,37 triliun atau tumbuh 3,50% YoY.

Secara rinci, premi asuransi jiwa tumbuh tipis sebesar 0,12% YoY dengan nilai Rp 32,39 triliun. Di sisi lain, premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh lebih tinggi sebesar 7,41% YoY menjadi Rp 29,98 triliun.

Dari sisi permodalan, risk based capital (RBC) industri asuransi jiwa secara agregat tercatat sebesar 480,83%, sedangkan RBC asuransi umum dan reasuransi sebesar 327,98%. Kedua rasio tersebut masih berada jauh di atas ambang batas minimum yang ditetapkan sebesar 120%.

Adapun asuransi nonkomersial yang meliputi BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta program jaminan bagi ASN, TNI, dan Polri mencatat total aset sebesar Rp 220,20 triliun atau sedikit terkontraksi 0,57% YoY.

Di sektor dana pensiun, total aset per Februari 2026 mencapai Rp 1.700,93 triliun atau tumbuh 12,52% YoY. Program pensiun sukarela mencatatkan total aset sebesar Rp 413,69 triliun atau naik 8,54% YoY.

Baca Juga: Mega Insurance Tempatkan 53% Investasi di Surat Berharga Negara

Sementara itu, aset program pensiun wajib yang terdiri dari program Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan serta program tabungan hari tua dan akumulasi iuran pensiun ASN, TNI, dan Polri mencapai Rp 1.287,24 triliun atau meningkat 13,86% YoY.

Lebih lanjut, pada industri penjaminan, total aset per Februari 2026 tercatat sebesar Rp 47,52 triliun atau tumbuh sebesar 1,99% YoY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News